Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kutai Kartanegara (BPBD Kukar) bersama lintas sektor mencatat kalau sampai Senin (14/4/2025) lalu genangan masih terjadi di empat titik, yaitu Dusun Lebaho Lais dan Dusun Ukung.
"Yang masih tergenang dan masih kami tangani bersama lintas sektor lainnya adalah di Dusun Lebaho Lais, Dusun Ukung, tidak semua wilayah, hanya titik-titik tertentu saja yang terdampak," jelas Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kukar Abdal kepada Korankaltim.com Rabu (16/4/2025).
Tinggi air di wilayah tersebut bervariasi, mulai dari 50 hingga 100 sentimeter, bahkan di beberapa titik mencapai 125 hingga 150 sentimeter. Ketinggian air ini menyebabkan dampak berbeda-beda ditiap rumah warga. Ada rumah yang bagian dalamnya terendam, ada juga yang hanya terendam di halaman atau jalan depan rumah.
“Sekitar 15 orang dari BPBD dikerahkan untuk penanganan di lapangan, termasuk memantau debit air, memberikan bantuan logistik ringan dan melakukan koordinasi dengan pihak desa serta relawan setempat,” jelas Abdal lagi.
Terpisah, anggota BPBD Kukar Eko menambahkan, Selasa (16/4/2025) lalu sebagian besar wilayah yang sebelumnya tergenang telah surut. “Hari ini terpantau sebagian besar sudah surut,” ujar Eko siang tadi.
Di Dusun Rempanga, Desa Sungai Payang, BPBD Kukar bahkan bersiap membongkar tenda pengungsian karena situasi telah dinyatakan aman yang menjadi sinyal positif warga sudah bisa kembali ke rumah dan menjalani aktivitas seperti biasa.
Meskipun secara umum kondisi sudah kondusif, BPBD tetap menempatkan personel siaga di beberapa titik yang masih membutuhkan pengawasan, seperti di Dusun Ukung, Desa Jembayan Tengah, Kecamatan Loa Kulu.
“Kami masih standby anggota disana untuk memantau situasi dan memastikan kondisi benar-benar aman,” tutup Eko.
Editor: Aspian Nur