TFG dipimpin Kapolda Kalimantan Timur Irjen Pol Endar Priantoro didampingi para pejabat tinggi Polda Kaltim dan jajaran Polres Kukar juga Polres Bontang.
Endar Priantoro menjelaskan, TFG ini untuk pengamanan tahap pungut, hitung rekap dan pleno Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada Kabupaten Kutai Kartanegara tahun 2025 yang digelar 19 April hari Sabtu pekan ini.
TFG merupakan bentuk simulasi terkait teknis dalam pengamanan kegiatan PSU untuk mengantisipasi adanya perubahan situasi pada tahapan PSU.
“Kegiatan pengamanan pada pelaksanaan PSU di Kutai Kartanegara tentunya memerlukan simulasi untuk memperkirakan dan memberikan gambaran dalam melakukan pengamanan dalam tahapan tersebut,” kata Endar kepada Korankaltim.com disela kegiatan.
PSU ini adalah upaya terakhir dari para pihak yang berkepentingan untuk memenangkan pesta demokrasi, artinya tantangannya lebih berat terutama bagi personel yang diberikan tugas tanggung jawab pengamanan.
Kutai Kartanegara sendiri menjadi satu diantara beberapa wilayah di Indonesia yang melaksanakannya yang pastinya menjadi perhatian semua pihak baik di tingkat daerah di tingkat provinsi maupun di tingkat pusat.
Karena itu tugas aparat kepolisian adalah melakukan pengamanan seluruh rangkaian kegiatan PSU dan memberikan rasa aman kepada masyarakat tidak ada kegiatan lain. “Kita semua punya sikap netral terhadap segala hal. Saya minta semua yang terlibat dalam kegiatan pengamanan baik ditingkat Polres dan Polda sebagai pendampingan dan layanan harus betul-betul serius, tidak mau ada kegiatan yang lepas dari pengamanan terkait dengan potensi-potensi kerawanan setiap kegiatan dan betul-betul bisa diantisipasi,” papar Endar.
Sementara dalam kegiatan itu Kapolres Kukar AKBP Dody Surya Putra menyebut jumlah personel yang terlibat dalam pengamanan PSU sebanyak 4.227 orang, terdiri dari personel Polres Kukar sebanyak 635 personel, Bawah Komando Operasi (BKO) Polda Kaltim 500 personel, perkuatan lainnya dari Kodim 0906/KKR 250 personel, Dishub 86 orang, Satpol PP 94 orang, BPBD 17 orang, Damkar 19 orang, Dinkes 16 orang dan satuan Linmas sebanyak 2.602 orang.
Personel Polres Kukar yang tidak terlibat dalam kegiatan pengamanan bertugas sebagai power of hand Kapolres untuk melaksanakan siaga Mako ada 125 personel.
Jumlah keseluruhan wilayah kabupaten Kutai Kartanegara terdiri dari 20 kecamatan dengan jumlah DPT sebanyak 552.469 orang, jumlah desa 237 dan jumlah TPS sebanyak 1.447.
“Khusus wilayah hukum Polres Kutai Kartanegara terdiri dari 18 kecamatan dengan jumlah DPT sebanyak 499.199 orang, jumlah desa sebanyak 213 dan jumlah TPS sebanyak 1.301. Dua kecamatan lainnya masuk wilayah hukum Polres Bontang,” tutup Dody.
Editor: Aspian Nur