Kepala Bagian Operasional (Kabag OPS) Polres Kukar Kompol Roganda kepada Korankaltim.com disela sidak menjelaskan, hasil pengecekan di SPBU Timbau tidak ada kandungan air dalam BBM yang diperjualbelikan. Selain itu, hasil tera menunjukkan akurasi takaran per liter untuk Pertamax, Pertalite dan Pertadex.
Pengisian bunker terakhir untuk Pertamax di SPBU tersebut dilakukan Rabu (2/4/2025) kemarin sekitar pukul 16.00 WITA kemarin. Begitupula inspeksi yang dilakukan di SPBU Pesut, pengisian bunker dilakukan hari ini untuk BBM jenis Pertalite dan Pertadex.
Dengan demikian, SPBU tersebut dinyatakan bersih, murni dan layak diperjualbelikan kepada masyarakat. "Begitupun SPBU Tenggarong Seberang yang telah kami cek pengujian tera dan takaran akurat adanya, artinya dari hasil pengecekan dari tangki dan pembuktian sampel kami nyatakan layak diperjual belikan," kata Roganda.
Sampel BBM dari pengisian tangki tadi pagi diperiksa dan hasilnya diperlihatkan langsung kepada masyarakat yang mengisi BBM dan membuktikan kualitas BBM tetap terjaga.
Pengawas di SPBU Pesut Rully Effendi menjelaskan, pengecekan dilakukan terhadap bunker BBM Pertamax Turbo dan Dexlite, yang hasilnya menunjukkan tidak adanya kandungan air. Pengecekan nozzle dan pengujian tera telah dilakukan, memastikan takaran per liter BBM sesuai standar. Sampel BBM dari tiga hari sebelumnya Selasa (1/4/2025) juga diuji dan dinyatakan murni serta layak dijual berdasarkan hasil uji laboratorium.
“Sebelum tangki BBM masuk, kami selalu melakukan pengecekan kadar air menggunakan pasta khusus untuk memastikan kualitasnya,” jelas Rully.
Sebelumnya pihaknya juga menerima laporan serupa berupa kendaraan roda dua dan roda empat yang jalan tersendat atau brebet dan mereka segera melakukan pengecekan dan pergantian BBM dengan catatan membawa bukti fisik.
"Ada yang komplain sebelumnya, kami sedot di tempat dan kami ambil sampel dari tangki mereka dan warna tetap sama serta ada pertanggung jawaban dengan mengganti BBM yang baru," ungkap Rully.
Dari sisi keamanan, Polres Kukar dan Satreskrim terus melakukan penyelidikan terkait isu yang beredar. Sejak 27 Maret bulan lalu sebelum Lebaran, Satgas telah melakukan pengecekan di berbagai SPBU di Tenggarong guna memastikan BBM yang dijual aman dan sesuai standar. Sampel dari hasil inspeksi ini juga akan dikirim ke laboratorium pusat untuk pemeriksaan lebih lanjut.
“Kami mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang dapat menyebabkan keresahan. Jika ada keluhan, sampaikan langsung kepada kami agar dapat ditindaklanjuti," tutup Roganda.
Editor: Aspian Nur