Tradisi inilah yang kembali dilakukan Wakil Ketua I DPRD Kukar Abdul Rasid menggelar bukber dengan masyarakat umum yang dilaksanakan di rumah pribadinya Jalan Ki Hajar Dewantara Kelurahan Panji Kecamatan Tenggarong, Rabu (5/3/2025) lalu.
Rasid mengatakan tradisi yang setiap tahun tidak pernah ditinggalkannya ini bukanlah sekadar makan bersama-sama, tetapi juga momentum untuk mempererat silaturahmi lintas kelompok dan kalangan masyarakat serta berharap keberkahan di bulan suci Ramadan.
“Berharap keberkahan di bulan suci Ramadan dan momen kita kembali mempererat tali silaturahmi antar sesama, selain itu juga turut serta kita menggeliatkan perekonomian warga karena yang berjualan takjil bisa diborong kan,” kata Rasid sembari tersenyum.
Politikus Golkar ini menyatakan buka puasa bersama memang tidak diwajibkan dan bukan merupakan ibadah tersendiri. Namun, jika dilakukan dengan niat ikhlas karena Allah, bukber dapat mendatangkan banyak manfaat. Selain mempererat tali silaturahmi, melalui bukber ini juga menjadi refleksi diri dan pengingat untuk selalu bersyukur atas nikmat Allah SWT. Menjadi ajang berbagi dengan sesama yang membutuhkan dan merasakan kebahagiaan bersama.
“Secara prinsip, Islam sangat menganjurkan kita untuk banyak bersedekah dan berbagi rezeki, baik di bulan Ramadan maupun di luar Ramadan. Selain itu, Islam juga menekankan pentingnya menjaga tali silaturahmi. Hanya saja, di bulan Ramadan, amalan-amalan tersebut memiliki keistimewaan pahala yang lebih besar, semoga kita semua mendapatkan keberkahan dan mendapat curahan rahmat selalu oleh Allah Subhanahuwataala,” harapnya.
Seperti diketahui bersama banyak keutamaan yang didapatkan jika menggelar bukber, salah satu keutamaan dengan berbagi makanan saat berbuka adalah mendapatkan pahala seperti orang yang berpuasa.
Hal ini sesuai dengan sabda Nabi Muhammad SAW. ‘Siapa yang memberi makanan berbuka kepada orang yang berpuasa, maka ia akan mendapatkan pahala seperti orang yang berpuasa tersebut, Hadits Riwayat Tirmidzi & Ibnu Majah’.
Tambahan informasi, sebelum melaksanakan buka puasa bersama, Abdul Rasid dengan mengundang tokoh alim ulama di kawasan Kota Tenggarong mendengarkan tausyiah agama dan dilanjutkan dzikir serta istighfar. Setelahnya berbuka puasa bersama dan dilanjutkan dengan salat maghrib berjamaah. (*/kk)