Pencarian telah dilakukan sejak Senin (24/2/2025) lalu dengan menggunakan alat berat dari pihak perusahaan dan kamera drone. Kedua korban yang berinisial AS dan MA diduga tertimbun longsoran saat bekerja pada malam hari.
Kepala Seksi (Kasi) Operasi dan Siaga, Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Balikpapan atau Basarnas Kaltim, Endrow Sasmita mengatakan tim SAR gabungan berhasil menemukan korban AS dalam keadaan meninggal dunia.
“Tim SAR gabungan bersama emergency perusahaan menemukan satu orang korban AS yang ditemukan pada pukul 09.55 WITA kemarin, dalam keadaan MD (Meninggak Dunia),” jelasnya, Jumat (28/2/2025).
Sementara itu, pencarian terhadap pekerja tambang lainnya, yaitu MA, terus dilakukan dengan membagi beberapa tim untuk menyisir area pencarian dibantu dengan lima unit buldoser dan pemantauan visual menggunakan drone.
Untuk memaksimalkan upaya pencarian, pihaknya telah melakukan pemetaan titik lokasi bersama anggota perusahaan, dan sebelumnya juga sempat dilakukan pencarian menggunakan anjing pelacak.
Sesuai dengan prosedur standar operasi pencarian dan pertolongan, pencarian akan dilakukan selama tujuh hari sejak laporan pertama diterima.
Jika dalam priode tersebut korban belum ditemukan operasi bisa diperpanjang berdasarkan evaluasi di lapangan.
“Pencarian akan terus dilanjutkan sesuai amanat UU pencarian masih akan terus dilakukan sampai hari ke tujuh dan kami upayakan seoptimal mungkin,” tandasnya.
Editor: Erwin