Beredar pesan WhatsApp yang dikirim oleh oknum yang mengaku dapat mencairkan pendanaan kelompok perikanan dengan meminta sejumlah uang.
Selain mengatasnamakan OPD Dinas Perikanan Kukar, oknum tersebut juga mencatut nama Anggota DPRD Kukar Dapil VI, Sopan Sopian.
Menanggapi hal tersebut, Sopan Sopian mengungkapkan bahwa ia telah menerima laporan dari masyarakat terkait kasus penipuan tersebut.
“Dinas Kelautan dan Perikanan mengkonfirmasi ke saya, menanyakan apakah mengenali atau tidak orang yang di foto itu. Saya lihat dan tidak mengenali,” ungkapnya, Rabu (12/2/2025).
Modus yang dilayangkan yaitu meminta sejumlah uang sebesar Rp2 juta untuk mempercepat bantuan budidaya ikan yang mengatas namakan sebagai perwakilan OPD terkait.
Kasus ini juga marak di Kecamatan Muara Muntai. Bedanya, kali ini pada sektor pertanian dengan menawarkan alat berat berupa ekskavator dengan syarat, para kelompok tani membayar Rp10 juta.
“Ada juga mengatas namakan dinas pertanian, katanya bakal diberikan alat berupa eksa untuk menbantu pertanian, tetapi di awal meminta sejumlah uang,” tuturnya.
Mirisnya yang menjadi sasaran yaitu kelompok perikanan dan tani yang kurang mengetahui bahwa kedok pengajuan proposal tersebut merupakan penipuan.
Sopan meminta kepada masyarakat agar tidak mudah terkecoh dan tergiur oleh tawaran yang mengiming-iming sejumlah bantuan secara cepat. Serta perlu diketahui semua melalui prosedur dan sistem.
Untuk itu, ia mengingatkan kepada masyarakat tidak melakukan transaksi sebelum adanya informasi valid dari OPD terkait.
“Jangan percaya sama calo, dengan alasan mereka akan mempercepat pencairan proposal Ini, semua sesuai prosedur, kasian masyarakat dibohongi,” tegasnya.
Topan juga berharap pemerintah dapat mengimbau jika ada kabar penipuan dengan mencatutkan nama-nama pihak terkait. “Saya harap dapat segera di klarifikasi dan diberitahukan kepada masyarakat,” tutupnya.
Editor: Erwin