“Konsep Pasar Ramadan berbentuk leter U. Ada yang menghadap Masjid Agung, sungai dan Kedaton Kesultanan Kutai Kertanegara Ing Martadipura kawasan Monumen Pancasila,” kata Camat Tenggarong Sukono kepada Korankaltim.com, Kamis (6/2/2024).
Pembahasan penetapan lokasi Pasar Ramadan telah dilakukan Sukono melalui rapat koordinasi Selasa (4/2/2025) lalu bersama Satpol PP, Dishub, Polsek, Danramil, pengurus Masjid Agung dan perwakilan pedagang dari Kelurahan Loa Ipuh, Panji, Sukarame dan Timbau.
“Kurang lebih 200 pedagang nanti berjualan makanan dan minuman. Kalau kain tetap di depan rujab Kapolres,” sebutnya.
Untuk arus lalu lintas, Pemerintah Kecamatan Tenggarong bakal berkoordinasi dengan Dishub dan Satlantas Polres Kukar. Sementara disepakati parkir motor dipusatkan di halaman parkir Masjid Agung dan mobil di samping Pendopo Bupati.
Sukono juga memperoleh informasi lainnya dari Dispar Kukar yang akan merehatkan sejenak kegiatan Simpang Odah Etam (SOE). SOE biasanya digelar setiap malam Minggu di kawasan budaya.
“Rencananya nanti Pasar Ramadan buka sampai malam setiap malam minggu, atau bisa sampai sahur mungkin. Kalau hari biasa bukanya dari sore sampai jam 7-8 malam aja,” paparnya.
Selain itu, Masjid Agung juga bakal menggelar Festival Ramadan. Rencananya ada 11 kegiatan yang dihadirkan, sama seperti tahun sebelumnya. Seperti fashion show, cerdas cermat, begerakan sahur dan lainnya.
“Mudah-mudahan ramai, karena semua pedagang kompak jualan di situ. Jadi ekonomi pelaku UMKM bisa meningkat selama bulan puasa,” harap Sukono.
Editor: Aspian Nur