“Saya juga melakukan tanda tangan perjanjian kinerja, ini sistem yang dibuat. Para kepala OPD juga penandatanganan kinerja dan saya minta kepada kepala OPD dinas badan turunkan ini kepada satuan jabatan tingkat bawahnya,” kata Edi dikonfirmasi Korankaltim.com, Rabu (22/1/2025) pagi tadi.
Pemerintahan harus tertib bukan hanya dari sisi administratif tapi tolong hal ini bisa dilaksanakan dengan baik dan dikawal dengan baik. Karena menurut Edi dalam perjalanannya memang ada evaluasi dan beberapa kelemahan-kelemahan, tapi juga banyak prestasi yang sudah dicapai.
“Jadi harapan saya berangkat dari kelemahan itu mari sama-sama lakukan perbaikan. Saya ingatkan kembali kinerja itu sudah ada biaya sudah ada anggarannya, Pak Joko kepala Bapenda dan Pak Sukoco kepala BPKAD terus berjuang untuk melakukan koordinasi dan komunikasi terkait dengan pendapatan daerah khususnya dari dana bagi hasil, Alhamdulillah kondisi hitungan variabel bagi hasil terus membaik data-datanya,” papar Edi.
Diharapkan Edi, program kegiatan yang sudah ditetapkan satuan-satuan biayanya ini bisa dilaksanakan dengan baik, dirinya menyadari pada tatanan realisasinya memang masih terkendala dengan hal-hal non teknis yang terkait dengan prilaku aparatur sipil negara.
“Pola pikir ini saya minta harus dihilangkan dengan baik. Saya minta kepala dinas badan pengampu layanan publik yang membangun sarana prasarana layanan kepada masyarakat lakukan evaluasi dengan baik lakukan kunjungan ke lapangan dengan baik,” tegasnya.
“Harus ada perubahan pergeseran cara kerjanya karena selama ini kita kurang melihat kondisi lapangan, hanya sekilas jadi tolong didalami,” tutup Edi.
Editor: Aspian Nur