Seorang pengendara motor yang belum diketahui identitasnya tewas di lokasi kejadian. Diduga pengendara motor menabrak rumah Dijah Rara, warga yang bermukim dikawasan tersebut dengan kecepatan tinggi.
Saat itu jelang subuh Rara bangun dari tidur hendak beraktivitas seperti biasa tapi tiba-tiba mendengar suara benturan keras dari arah pintu rumah yang membuatnya terkejut.
Etalase kaca pintu rumah sudah tidak berbentuk alias rusak parah sementara pintu rumahnya lepas dan terlihat seorang lelaki bersimbah darah di jalan.
“Pria itu berusia sekitar 33 tahun, menabrak rumah warga kami, meninggal di tempat saat saya cek tidak ada identitas apapun begitupun nopol motornya,” ucap ketua RT 7 Pauji kepada Korankaltim.com di lokasi kejadian pagi tadi.
Pengendara motor hanya meninggalkan sebuah ponsel berwarna hitam jenis Vivo dan jasadnya sudah dievakuasi Rumah Sakit AM Parikesit. “Sampai sekarang belum ada keluarganya yang tahu, kami juga tidak bisa membuka ponselnya karena ada pola sandi sementara identitas lainnya juga tidak ada,” tutup Pauji.
Editor: Aspian Nur