Mereka dikumpulkan sebagai bagian dari proses perjalanan pembangunan daerah sekaligus refleksi kinerja selama tahun 2024 lalu.
Edi
pada kesempatan itu berterima kasih dan mengapresiasi segala pencapaian
kinerja yang telah dilalui selama tahun lalu segala bentuk dedikasi dan
loyalitas telah diberikan.
“Proses panjang perjalanan
pembangunan daerah ini sudah dilalui silih berganti, tantangan dari
segala aspek sebgai ASN dituntut untuk tetap menjalankan tugas
sebaik-baiknya,” kata Edi.
Edi mendorong ribuan ASN Kukar agar ke
depan bisa berproses dan beprogres lebih efektif, tidak ada lagi program
yang tidak dilaksanakan dan tidak diketahui oleh masyarakat.
“Minimal
seluruh perangkat daerah harus mengetahui prioritas daerah, agar
masyarakat ini tau dan dapat mengakses program-program tersebut,”
tegasnya.
Dalam perjalanannya, pemerataan tugas telah
diamanatkan setiap organisasi perangkat daerah (OPD) dengan harapan
tidak ada sifat iri semua sama rata dan sebanding.
“Hal ini untuk
mengeliminasi stugma yang terjadi bahwa perangkat daerah ada yang
merasa palinh superior dan ada pula yang merasa sebagai pelengkap hal
ini harus kita hilangkan,” paparnya.
Untuk kepala OPD diminta
menjalankan proses pengendalian dan evaluasi sebagai perbaikan di tahun
2025 agar mencapai kualitas perencanaan dan pelaksanaan program.
“Saya
mengapresiasi dan mengucapkan selamat kepada jajaran Pemerintah
Kabupaten Kutai Kartanegara dan khususnya kepada perangkat daerah yang
telah menerima 10 penghargaan Arindama, kategori Pembangunan ekonomi
oleh Pemprov Kaltim,” pungkas Edi.
Editor: Aspian Nur