Untuk mengatasi kasus tersebut, ada 75 personel lengkap dengan seragam beserta jajaran staf lainnya menggelar evaluasi terpadu.
Kepala Disdamkar Matan Kukar Fida Hurasani kepada Korankaltim.com Senin (30/12/2024) hari ini menjelaskan, sebanyak 114 kebakaran tersebut terjadi di 20 kecamatan dan dapat diatasi dengan cepat.
“Dengan banyaknya kasus pemukiman ini sekaligus evaluasi kami, mengimbau masyarakat dan menguatkan kesiap siagaan personel,” kata Fida.
Peristiwa kebakaran pemukiman tahun ini mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya dan Disdamkar Matan Kukar mengantisipasi dengan menguatkan personel yang saat ini sebanyak 300 anggota Damkar tersebar se-Kukar.
“Indeks kepuasaan masyarakat terhadap Damkar mengalami peningkatan signifikan, saat ini data yang kami terima sebesar 90 persen, ini pencapaian luar biasa,” ucap Fida lagi.
Untuk bidang keselamatan mereka sudah menyelamatkan hewan dalam 339 kejadian yang didominasi hewan lebah dan ular. “Kami juga menyelamatkan di bidang non kebakaran seperti penumbangan lebah dan ular,” bebernya.
Di tahun 2025 mendatang, Disdamkar Matan Kukar berpesan kepada masyarakat untuk selalu memperhatikan situasi kondisi rumah dalam keadaan aman, begitupun ketika ingin menyalakan kembang api ketika pesta tahun baru pastikan bagian tubuh tidak bersentuhan langsung dengan material tersebut.
“Imbauan khusus di malam tahun baru, pastikan semua dalam keadaan aman, yang ingin bakar-bakar jangan lupa ketika selesai segera dipadamkan,” tutup Fida.
Editor: Aspian Nur