Plt Kepala DP2KB Kukar, Arianto mengatakan gedung baru di Jalan Jelawat Kelurahan Timbau berdampingan dengan MAN 2 Tenggarong dan Sekretariat Bersama LPTQ Kukar ini sudah rampung pembangunannya.
“Untuk gedung Insya Allah tanggal 27 kami akan mengecek bersama-sama kesiapan ruangan yang dibutuhkan oleh semua bidang, sekretariat, gudang obat dan lain-lain itu kalau memang sudah layak semua kita akan pindah,” katanya kepada Korankaltim.com, Kamis (26/12/2024).
Dalam peninjauan, Plt Kadis P2KB akan didampingi seluruh bidang dan sekretariat. Semua pejabat yang bertanggung jawab dalam kebutuhan ruangan itu harus datang pada Jumat (27/12/2024) pagi untuk memastikan apakah ruangan sudah bisa digunakan.
“Kalau semua sepakat dan semua yang sudah layak kami akan pindah Insya Allah di akhir Desember ini atau di minggu pertama Januari kita sudah pindah di sana dipastikan akan menempati gedung baru,” ungkap Arianto.
Usulan pembangunan gedung baru ini dilakukan sejak awal tahun 2024. Penetapan teknis pembangunan dan letaknya telah melalui diskusi yang cukup panjang. Awal rencananya akan dibangun kembali di lokasi kantor yang lama dengan dibongkar dan demikian harus pindah sementara waktu dan menyewa tempat untuk berkantor.
“Saat itu kami berpikir ini kalau kami harus nyari gedung pindah- pindah kapan kerjanya, jadi saya coba tanya ke PU ada tanah tidak di belakang ULP itu ternyata tidak boleh. Kemudian saya diinfokan di ada tanah Pemda di belakang LPTQ kemudian mulai konfirmasi ke Pak bupati dan kata Pak bupati kalau boleh bangun disitu dan kami tidak akan jadi pindah, bangun di situ dan sekarang sudah ada gedung untuk perjuangannya kita lakukan di 2024 awal,” jelasnya.
Adapun bangunan lama kantor DP2KB Kukar terletak di Jalan Jenderal Sudirman Kelurahan Timbau Tenggarong diusulkan Arianto untuk menjadi ruang terbuka hijau ataupun dialihfungsikan menjadi ruang publik sehingga menambah potret wajah baru Kota Tenggarong.
“Saya mengusulkan untuk di dibongkar saja tapi jangan dijadikan bangunan kantor tetapi menjadi ruang terbuka hijau misal menambah area bersantai masyarakat Tenggarong atau nanti bisa menjadi pusat UMKM, itu yang saya sampaikan ke pimpinan dan kami koordinasi ke konsultan proyek dan dikatakan lokasinya cukup dibangun di situ,” tegasnya.
Editor: Erwin