Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Balikpapan, Dody Setiawan menjelaskan Alman merupakan seorang kapten kapal tugboat Bella I, saat itu menyelam untuk memperbaiki propeller kapal yang diduga tersangkut.
Dari keterangan saksi, saat itu Alman mengenakan kaos abu-abu dan membawa sebuah gergaji besi yang digunakan untuk memotong tali yang tersangkut, namun kunjung muncul dipermukaan berselang 30 menit.
Atas insiden ini warga sekitar melaporkan kejadian kepada Pos SAR Samarinda dari Kapolsek Muara Kaman, Iptu Gede Wijaya, pada Senin (23/12/2024) pukul 08.00 WITA.
“Tim Rescue Pos SAR Samarinda segera bergerak menuju lokasi kejadian pada pukul 8 pagi hari, dengan estimasi waktu sekitar pukul 12.00 WITA,” jelasnya.
Lebih lanjut, kejadian ini berada 84 Kilometer dari arah barat laut dengan jarak tenmmpuh 4 jam dari Pos SAR Samarinda.
Operasi ini melibatkan sejumlah pihak seperti Tim Rescue Pos SAR Samarinda, Ditpolairud Polda Kaltim, serta masyarakat sekitar.
Dalam pencarian membawa sejumlah armada guna kelancaran pencarian seperti kendaraan D-Max, truk personel, perahu karet Basarnas, serta perlengkapan, penyelamatan, Double Cabin, alat komunikasi dan peralatan medis.
Hingga saat ini pencarian Alman masih terus dilakukan oleh TIM SAR. “Dukungan dari masyarakat juga kami harap dapat memberikan informasi pencarian korban,” ucap Dody.
Basarnas juga mengimbau kepada masyarakat, harap berhati-hati ketika melakukan aktivitas di perairan terutama dalam menghadapi kondisi berisiko, maka diharapkan mengutamakan keselamatan saat berkegiatan.
“Tetap berhati-hati dan waspada dalam melakukan aktivitas di perairan, terutama ketika menghadapi kondisi berisiko, berkenaan informasi lebih lanjut akan disampaikan secara berkala,” pungkasnya.
Editor: Erwin