Ditengah awan mendung ratusan masyarakat mengiringi pemakaman Awang Faroek Ishak yang dijuluki sebagai bapak pembangunan dalam kemajuan Kalimantan Timur (Kaltim).
Mobil hingga sepeda motor memadati pemukiman yang berada di Jalan Pranoto, Kelurahan Sukarame. Para masyarakat pun membawa daun pandan hingga taburan bunga.
Sanak, kerabat dan keluarga tak sanggup menahan air mata, mengiringi setiap panjatan doa untuk almarhum.
Tampak para tokoh seperti Wakil Gubernur Kaltim 2018–2023 Hadi Mulyadi, Sekretaris Daerah (Sekda) Kukar Sunggono juga mengiringi pemakaman dengan membacakan Surah Yasin.
Sosok yang dikenal sebagai gubernur yang visioner, panutan yang telah memberikan dedikasi luar biasa bagi kemajuan Kalimantan Timur (Kaltim) memberikan duka mendalam bagi keluarga kerabat hingga rekan sejawat.
“Beliau wafat pada usia 76 tahun mewakili keluarga mengucapkan terimakasih, bagi yang hadir maupun tidak hadir kami meminta ridho dan doa untuk ayahanda tercinta,” ucap Hadi Mulyadi saat selesai pemakaman.
Seusai pemakaman anak pertamanya, Dayang Donna Walfiares Tania mengucapkan kepada semua tamu takziah. “Maafkan papa ya,” ucapnya pilu.
Editor: Erwin