Pulau Kumala selama dua malam kemarin disambut antusias oleh warga pasalnya event garapan Dinas Pariwisata (Dispar) berkolaborasi dengan Dinas Koperasi UKM Kutai Kartanegara (Kukar) ini mendatangkan artis papan atas yakni grup band D’Masiv, Baale, Meiska dan talent lainnya yang berhasil menghibur penonton yang hadir.
Bupati Kukar Edi Damansyah turut hadir pada acara penutupan, dirinya menegaskan event ini sangat positif karena meningkatkan kunjungan wisatawan ke Pulau Kumala sebagai salah satu destinasi wisata yang ada di Kukar, dan juga implementasi dari program Kutai Kartanegara Kaya Festival (K3F), serta program Kukar Kreatif Idaman.
“Suksesnya penyelenggaraan Festival Kumala Sound Project 2024 tidak terlepas dari peran serta dan keterlibatan para komunitas-komunitas yang ada di Kutai Kartanegara,” katanya.
Edi berharap keberadaan para komunitas-komunitas di Kukar ini bisa terjaga dengan baik, karena melalui komunitas-komunitas inilah para anak-anak muda Kukar bisa terus berkreatifitas, berinovasi.
“Kami pastikan melalui program Kukar Idaman yang sedang berjalan, maupun kedepannya Kukar Idaman Terbaik yang terkait dengan program festival ini tetap akan kami laksanakan dengan baik, dan pelaksanaannya seluruh komunitas yang ada di Kutai Kartanegara,” ujar Edi.
Bupati mengapresiasi pihak penyelenggara yang telah melaksanaan festival ini dengan diselenggarakan di Pulau Kumala, dengan harapan bisa kembali menghidupkan pariwisata yang berada di Pulau Kumala.
Event yang diselenggarakan ini memiliki dampak multiplier effect khususnya kepada para komunitas dan pelaku UMKM di Kukar.
“Setelah ini saya minta data evaluasi secara resmi, kita ingin melakukan evaluasi dari biaya APBD yang dikeluarkan sekian rupiah untuk acara ini kita bisa melakukan perputaran usaha masyarakat, nanti akan menjadi salah satu bahan kita memastikan memberikan informasi kepada masyarakat bahwa Program Kukar Kaya Festival itu bukan hanya menghambur-hamburkan APBD,” tegas Edi.
Editor: Erwin