Di tengah gemuruh hujan, jenazah Almarhum Ketua DPRD Kukar itu diantarkan ke pengistirahatan terakhirnya di Pemakaman Muslimin Jalan Sangkulirang 1, Kelurahan Loa Ipuh, tepatnya diatas bukit dengan suasana sejuk.
Diantar ribuan masyarakat, tangis pilu mengiringi selama pemakaman, seakan-akan langit mengerti keseduan yang terjadi di Kukar dalam keadaan mendung diiringi gerimis.
Pria 41 tahun yang kerap di sapa Bung Jun itu sangat akrab dengan masyarakat, terbukti saat 7 kali kunjungan dapil antusias masyarakat menanti program kerja dan beliau merangkul semua kalangan.
Kedatangan Bupati Kukar, Edi Damansyah bersama dengan Forkopimda lainnya, seakan tidak menyangka situasi yang terjadi bak mimpi. “Kabar ini sangat mengejutkan dan memberikan duka mendalam, selamat jalan adikku dinda Junaidi,” jelas Bupati Kutai Kartanegara, Edi Damansyah dengan isak tak terbendung.
Ratusan masyarakat menundukkan kepala, menyimpan kesedihan seakan tak percaya kepergian beliau yang sangat singkat dan memberikan duka mendalam ini, begitupun putra berusia kurang lebih 6 tahun menangis tersendu-sedu dipangkuan sang ibu.
Sang kakak bernama Indra, tak dapat menahan bendungan air mata. “Adik saya selalu memiliki keinginan kuat dan visi yang besar. Saya selalu menemani langkahnya,” ucapnya.
Hingga saat ini, rumah Almarhum Junaidi masih dipenuhi masyarakat sekitar yang bertakziah hingga mengirimkan doa terbaik di sisi-nya.
Editor : Erwin