“Dengan adanya UPTD, diharapkan pemeliharaan pasar akan semakin optimal, sehingga fasilitas yang ada dapat mendukung kenyamanan pedagang dan pengunjung,” kata Fathul sapaan akrabnya kepada korankaltim.com, Kamis (31/10/2024).
Ia menyebutkan dari 22 pasar yang ada di 20 kecamatan, ada empat pasar dipilih sebagai UPTD, yaitu Pasar Tangga Arung, Pasar Gerbang Raja Mangkurawang, Pasar Loa Kulu, dan Pasar Samboja. Rencana ini telah diusulkan dan saat ini memasuki tahap penempatan personel serta revitalisasi fasilitas pasar.
"Dulu, pasar-pasar ini dikelola oleh Unit Pelayanan Pasar (UPP) dengan lingkup tanggung jawab yang lebih kecil. Namun, dengan adanya UPTD ruang lingkup pengelolaannya lebih besar, sehingga tanggung jawab dan kewenangannya meningkat. Ini akan membuat pengelolaan pasar lebih optimal,” sebut Fathul.
Dengan pembentukan UPTD ini, pasar-pasar yang ada di Kukar diharapkan bisa mengikuti standar seperti semi-mall (pusat perbelanjaan modern, red) yang nyaman, bersih serta memiliki fasilitas dan keamanan yang representatif.
Fathul menegaskan bahwa pasar yang dikelola dengan baik akan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui kunjungan yang lebih tinggi dan jumlah pedagang yang bertambah.
"Harapan kami, UPTD ini juga dapat mendorong para pedagang untuk memanfaatkan pasar yang telah disediakan, mengurangi pasar-pasar liar yang tidak teratur,” demikian Fathul yang juga selaku Sekretaris Sempekat Keroan Kutai ini.
Editor: Supiansyah