Seorang anak motor (amor) yang menggelar sunmori bersama teman-temannya menabrak anak kecil di Desa Batuah, Kecamatan Loa Janan, Kutai Kartanegara sekitar pukul 13.00 WITA.
Adalah NR, remaja berusia 17 tahun itu yang mengendarai motor Vario warna hitam dengan kecepatan tinggi dan saat berada di lokasi dikejutkan dengan keberadaan MF, anak berusia 9 tahun yang sedang menyeberang jalan membawa mobil-mobilan ditangannya.
Kecelakaan tak terhindarkan, NR menabrak MF hingga bocah Sekolah Dasar (SD) itu terpental jauh.
“Ada suara tabrakan saya langsung lari, ternyata anak yang ditabrak sudah bersimbah darah. Kami segera membawanya ke rumah sakit IA Moeis di di Loa Janan Ilir Samarinda,” ucap Munir, seorang warga yang menolong bocah itu kepada Korankaltim.com siang tadi.
Bocah malang tersebut dalam kondisi kritis dan harus mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit sementara NR yang menabrak tergeletak dan luka-luka namun hal itu tak membuat warga sekitar merasa iba. Mereka tetap membantu namun dengan rasa geram.
“Sudah beberapa kali diingatkan dan diberi rambu hati-hati, masih juga ngeyel anak-anak amor ini,” sebut Munir.
Warga langsung menyerahkan motor milik NR kepada polisi yang bertugas di Polsek Loa Janan. Kepala Desa Batuah Abdul
Rasyid menegaskan segera melaporkan insiden ini kepada pihak kepolisian. “Sudah beberapa kali diingatkan tapi malah makin jadi,” ujar Rasyid.
Sebenarnya pihak desa sudah memberikan peringatan berupa teguran, meminta agar para bikers berhati-hati ketika melintas di wilayah pemukiman namun nyatanya para penggiat sunmori bergeming.
Warga Desa Batuah beberapa waktu lalu sempat berjaga setiap hari Minggu meminta pengendara motor juga mobil menurunkan kecepatan.
“Suara bising juga dari knalpot mereka, kasihan warga kalau begini terus, kalau masalah ini tidak selesai saya pastikan akan meminta warga turun beraksi,” tegas Rasyid.
Editor: Aspian Nur