Salah satu warga yang rumahnya berhadapan langsung dengan jalan amblas itu, Jeri (48) mengatakan, pada Selasa (1/10/2024) terjadi banjir yang menyebabkan genangan air cukup dalam dan menyulitkan pengendara.
"Saat ini air Mahakam pasang, terjadi banjir. Mobil banyak yang gak bisa lewat, apagi mobil kecil," ucap Jeri ditemui Korankaltim.com, Rabu (2/10).
Ia mengeluhkan progres penanganan kerusakan jalan itu yang cenderung lamban. Masyarakat khawatir pergerakan tanah akan semakin parah.
"Sudah dilakukan penurapan jalan, tapi kalau dilihat progresnya hanya di situ-situ saja, jadi kami masyarakat hanya bisa pasrah," keluhnya.
Kepala Urusan Umum Desa Persiapan Jembayan Ilir, Rudi menyebut jalan alternatif disiapkan untuk mengurangi dampak dari kerusakan jalan itu. Pihak desa sepakat untuk roda dua dialihkan melintas ke belakang Pasar Loa Kulu, sedangkan roda enam ke atas dialihkan ke poros Desa Jongkang, Tenggarong Seberang.
"Sementara saat ini roda empat melewati jalan amblas lebih dulu, kalau mobil kecil dalam keadaan banjjir terpaksa kami alihkan putar balik," ungkapnya.
Rudi berharap ada solusi terbaru agar jalan tersebut dapat dilintasi dengan baik, mengingat kawasan ini merupakan konektivitas dan arus perekonomian masyarakat. (*/kk)
Editor: Supiansyah