Ketua Yayasan sekaligus Ketua Takmir Masjid KH Muhammad Sadjid, Syamsul Maarif mengatakan Masjid Sajid keluar sebagai juara I setelah sebelumnya masuk tiga besar nasional mewakili Kaltim. “Ini hasil visitasi verifikasi tim pusat. Alhamdulillah kita juara 1 nasional,” kata Syamsul.
Menurut Samsul, Masjid Sadjid memiliki kamar tidur yang representatif untuk digunakan sebagai tempat beristirahat dan menginap para musafir. Masjid ini juga memiliki program ramah duafa yang bersifat pemberdayaan umat, seperti program rice box atau menyiapkan wadah beras bagi siapa saja yang menyumbangkan beras untuk kemudian dibagikan bagi para duafa, dan bekerja sama dengan Baznas untuk memberikan bantuan santunan kepada duafa setiap bulannya. Bagi Syamsul, predikat terbaik nasional ini merupakan bonus dan anugerah dari Allah SWT.
Asisten I Setkab Kukar Ahmad Taufik Hidayat menyebutkan Kukar patut berbangga karena bisa meraih juara pertama mengalahkan Masjid Al Hidayah Yogyakarta di posisi kedua dan Masjid Oman Al-Makmur Aceh di posisi ketiga pada Kategori Masjid Ramah Duafa dan Musafir. “Alhamdulillah semoga ini bisa menginspirasi bagi masjid lainnya di Kutai Kartanegara,” ucap Taufik.
Dengan prestasi ini, maka Masjid Sadjid berhak mendapat dana stimulan Rp25 juta terdiri dari Rp20 juta dari Kemenag dan Rp5 juta dari Bank Syariah Indonesia (BSI).
Sementara Sekda Sunggono berharap Masjid Sajid bisa membawa keberkahan bagi umat. “Subhanallah, Alhamdulillah, Allahu Akbar. Selamat untuk Masjid KH Muhammad Sadjid, semoga bisa menjadi contoh untuk yang lain dan membawa keberkahan untuk Kukar,” kata Sunggono, Rabu (2/10/2024).
Editor: Supiansyah