Dari informasi yang beredar di media social diketahui yang tersambar listrik seorang pria yang bertugas memperbaiki tower atau menara milik jaringan telekomunikasi. Saat berada di ketinggian 3,7 meter hendak memperbaiki jaringan pria tersebut tiba-tiba tersengat listrik hingga terjatuh dan mengalami patah tulang tangan.
Dikonfirmasi terkait hal itu, Camat Sebulu Edy Fahruddin menjelaskan kalau yang tersengat listrik itu bukan warga Sebulu ataupun warga Kutai Kartanegara.
“Yang saya tau dia tersambar saat sedang memperbaiki tower sehingga mengakibatkan tangannya patah,” kata Edy kepada Korankaltim.com, Sabtu (28/9/2024).
Pihak kecamatan juga tidak menerima laporan adanya orang meninggal dunia tersambar listrik dari Desa Segihan.
“Sedangkan untuk informasi meninggal atau tidaknya, kami belum mengetahui karena tidak ada laporan dari Desa Segihan,” pungkas Edy.
Editor: Aspian Nur