Peristiwa berdarah itu terjadi Sabtu (22/9/2024) pagi kemarin. Menurut Fatma yang tak lain ibu A, remaja tersebut, dirinya membangunkan putranya itu namun si anak malah mengamuk hebat lantaran tak terima tidurnya diganggu.
Akhirnya terjadi adu mulut antara ibu dan anak dan ayah tiri A menegur dengan perkaatan “jangan ribut masih pagi”. Bukannya menurut, A malah mengambil senjata tajam jenis mandau dan ingin menghabisi ibunya.
“Saya diinjak-injak, dia mengambil mandau mau menimpas (menebas) saya ktapi ditangkis bapaknya dan kena dipergelangan tangan,” jelas Fatma kepada Korankaltim.com Minggu (22/9/2024).
Setelah kejadian tersebut A sempat memaki-maki orangtuanya. Warga sekitar yang mendengar keributan di pagi hari berusaha mengamankan A tetapi tak berhasil karena remaja pria itu memberontak. “Pas mau diamankan warga, anak itu kabur entah kemana,” ujar Fatma lagi.
Dari pengakuan Fatma, ini bukan kali pertama A berprilaku kasar terhadap orangtuanya namun sudah berkali-kali. Keluarga juga telah melaporkan kasus ini ke Polsek Tenggarong pasca kejadian sementara si ayah tiri harus dibawa ke rumah sakit untuk menjalani operasi terhadap luka yang dialaminya. “Sudah kami laporkan (ke polisi), tinggal menunggu proses selanjutnya,” sebut Fatma
Fatma sepakat kasus ini dilarikan ke ranah hukum agar memberikan efek jera kepada putranya itu sekaligus melindungi keluarga lainnya dari ancaman pelaku.
“Keputusan saya sudah bulat, membawa kasus ke jalur hukum, karena ini terjadi kesekian kalinya, saya ini ibunya tapi dia mengancam nyawa saya dan saudaranya sendiri,” pungkasnya.
Editor: Aspian Nur