"Khususnya komitmen dari para tokoh agama, tokoh
politik, tokoh masyarakat, tokoh adat, organisasi masyarakat dan
komunitas di wilayah Kabupaten Kutai Kartanegara dan juga dari seluruh
pihak penyelenggara Pilkada tentunya kita semua pasti ingin wilayah
Kabupaten Kukar yang damai dan kondusif," kata Kapolres Kutai
Kartanegara AKBP Heri Rusyaman kepada Korankaltim.com Minggu (22/9/2024)
hari ini.
Karena itu Heri berharap doa dan dukungan seluruh tokoh
dan organisasi masyarakat agar dapat menjalankan tugas dalam rangka
memelihara Kamtibmas dengan baik dan lancar.
“Saya juga
menghimbau kepada semua pihak untuk sepakat menolak segala jenis
perbuatan ujaran kebencian, hoaks dan provokasi yang memecah belah
masyarakat pada pelaksanaan Pilkada serentak tahun 2024,” tegas Heri.
Selain
itu seluruh tokoh dan organisasi masyarakat diminta saling menghormati
dan menghargai antar pemeluk agama, organisasi, masyarakat, komunitas,
paguyuban dan lembaga adat serta mengedepankan kepentingan umum daripada
golongan.
“Saya juga memohon dukungan kepada seluruh tokoh
dan organisasi masyarakat bersama Polri menjadi garda terdepan membangun
kebersamaan dan ikut mensukseskan seluruh tahapan Pilkada tahun 2024,”
ucap Heri.
Jumat (20/9/2024) malam di Hotel Grand Fatma
Tenggarong, Polres Kutai Kartanegara mengundang tokoh agama, tokoh
masyarakat dan adat, organisasi kemasyarakatan serta komunitas untuk
mewujudkan harapan tersebut dalam acara bertajuk Tatap Muka dan
Silahturahmi Pilkada Damai Tahun 2024-2025.
Pada kesempatan itu
Heri menjelaskan, Polri dalam pelaksanaan tugas memelihara Kamtibmas
senantiasa dihadapkan pada tugas-tugas yang kompleks, oleh sebab itu
Polri perlu terus membangun sinergitas dan kemitraan dengan berbagai
pihak yang hadir pada kesempatan tersebut.
"Tujuan tatap muka
silaturahmi selain membangun dan memupuk ikatan persaudaraan antara
Polres Kutai Kartanegara dan seluruh elemen masyarakat juga untuk
mengetahui apa saja keluhan yang terjadi dalam kehidupan sosial di
masyarakat," pungkas Heri.
Editor: Aspian Nur