Korban pertama ditemukan sekira pukul 19.15 WITA. Saat ditemukan, korban langsung dibawa ke RS SMC Samarinda menggunakan ambulans.
"Turun dari ambulans masih sempat bernapas tetapi saat akan dilakukan tindakan oleh dokter, nyawanya sudah tidak bisa diselamatkan," kata Ketua RT 25 Desa Bangun Rejo, Sugi yang juga sekaligus sebagai sopir ambulans tersebut.
Sementara korban kedua ditemukan sekitar 30 menit kemudian dalam keadaan meninggal dunia.
"Kedua korban sudah ditemukan, dan dinyatakan meninggal dunia,” Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kukar, Abdal.
Ketua RT 16, Mahdi mengatakan berdasarkan informasi di sekitar kolam itu memang terkadang didatangi oleh anak-anak untuk bermain.
"Di sebelahnya itu orang budi daya ikan, keramba" ujarnya.
Ketua RT 15 Ardi Prayitno, mengatakan, ia ada di lokasi saat kedua anak itu tenggalam. Saat itu, ia sedang membersihkan area yang rencananya digunakan sebagai tempat pemancingan. "Ada anak-anak teriak meminta pertolongan," katanya.
Mendengar teriakan itu, ia bersama rekannya langsung menghampiri mereka. Di lokasi, Ardi melihat dua pasang pakaian, sandal, dan dua sepeda anak yang tenggelam.
"Saya datang sudah ndak kelihatan lagi, mau menolong saya juga tidak bisa berenang," ujarnya.
Ardi kemudian menghubungi warga untuk meminta pertolongan. Ia juga menelepon orang tua salah sorang korban.
Editor: Supiansyah