Dikemas cukup berbeda dari tahun sebelumnya, pada 2024 ini memperlombakan tiga kelas, kelas piston maximal 75mm pemula, kelas piston maximal 75mm umum ,dan kelas piston maximal 94mm umum.
Sekretaris POK Kukar, Fairuz Zabady menerangkan, balap ketinting yang diselenggarakan di setiap perhelatan Erau itu, merupakan olahraga tradisional yang ditunggu oleh masyarakat.
Pasalnya, olahraga tradisional ini merupakan ajang yang bergengsi bagi penghobi balap ketinting di Benua Etam. "Balap ketinting ini memang sangat ditunggu oleh masyarakat umum di saat perhelatan Erau, ya karena olahraga ini sangat bergengsi," ujar Fairuz kepada korankaltim.com, Sabtu (14/9/2024).
Lebih lanjut Fairuz menyebutkan, perlombaan balap ketinting ini rencananya akan dilaksanakan 21-22 September 2024. Tidak ada batasan merk mesin untuk perlombaan kali ini. Artinya para peserta bebas menggunakan merk mesin dari pabrikan manapun selama sesuai dengan kategori kelas yang dilombakan.
"Sebelumnya hanya dua kelas saja, namun di tahun 2024 ini menjadi tiga kelas. Untuk mesin yang digunakan balap sesuai kelasnya, all merk pabrikan maupun boreup," sebutnya.
Adapun hadiah yang diperebutkan sangat fantastis, dengan total Rp95 juta. Untuk juara pertama akan mendapatkan uang pembinaan sebesar Rp10 juta, sedangkan juara kedua Rp8 juta , dan juara ketiga Rp6 juta.
Sedangkan yang menempati juara keempat akan mendapat uang pembinaan berjumlah Rp4 juta. Untuk juara kelima berhak menerima Rp2 juta, dan juara keenam Rp1 juta.
"Pada open race balap ketinting tahun 2024 ini, kami dari Persatuan Olahraga Ketinting Kukar sebagai panitia pelaksana, dan untuk pendanaannya melalui anggaran Dishub Kutai Kartanegara yang dianggarkan pada tahun 2023 kemarin. Dengan total hadiah yang fantastis tersebut, tidak menutup kemungkinan pembalap dari berbagai daerah khususnya di Kukar dan umumnya di Kaltim bahkan Kaltara akan hadir, dan open race ini gratis alias tidak dipungut biaya pendaftaran," terang Fairuz.
Ia menegaskan tujuan dari open race balap ketinting ini untuk menyalurkan hobi dan bakat para pembalap ketinting serta membangkitkan semangat berolahraga dan meminimalisir aksi-aksi negatif serta permasalahan sosial seperti penyalahgunaan narkoba maupun tindak kriminalitas lainnya, hingga membangun sinergitas, kepedulian dan solidaritas antar pembalap.
Tak hanya itu, open race balap ketinting ini juga sebagai sarana ajang silaturahmi serta wadah berbagi pengalaman seputar olahraga ketinting dan meningkatkan roda perekonomian masyarakat.
Melalui open race balap ketinting ini juga diharapkan dapat melahirkan pembalap ketinting yang andal, serta bisa mengharumkan nama Kukar di kancah nasional.
"Sebagai informasi saja, bahwa ada beberapa pembalap ketinting yang berasal dari Kukar acap kali mengikuti kejuaraan balap ketinting di Pulau Sulawesi, bahkan ada yang pernah menjadi juara. Diharapkan, melalui open race balap ketinting ini juga bisa melahirkan pembalap yang handal, dan dapat mengharumkan nama Kutai Kartanegara di kancah nasional," tegasnya.
Editor: Supiansyah