Peristiwa itu terjadi di rumah milik Tamsir di Jalan Gunung Belah, Gang Galunggung 1. Tamsir kepada Korankaltim.com menjelaskan, istrinya terbangun pukul 03.00 WITA dini hari karena ada bau hangus dari arah dapur dan saat dicek ternyata api sudah merambat hingga ke atap rumah.
Sontak istrinya berteriak membangunkan sang suami dan warga yang mendengar segera melakukan pemadaman. “Tidak pikir panjang istri saya langsung teriak keluar minta tolong, warga yang mendengar langsung membantu,” ujar Tamsir.
Untungnya api segera padam meski sempat menghanguskan kulkas bekas dan dinding dapur rumah mereka. Tamsir menduga rumahnya sengaja hendak dibakar oleh seseorang. Dugaan itu muncul karena tidak ditemukan korsleting listrik ataupun putung rokok di sekitar tempat yang terbakar.
Ketua RT 47 Darussalam secara terpisah mengatakan kejadian ini diduga karena percobaan pembakaran oleh seseorang dan mereka sudah melaporkan kepada polisi.
"Dari laporan pemilik rumah, api muncul dari arah luar rumahnya dan tidak ada korsleting Listrik, makanya ada dugaan seseorang sengaja melakukan aksi pembakaran, cuma siapa itu belum diketahui," ujar Darussalam.
Tindakan selanjutnya mengantisipasi hal serupa terjadi, Darussalam akan mengaktifkan jaga malam atau ronda. “Upaya kami mengaktifkan lagi jaga malam, saya akan intruksikan ke warga secepatnya. Untuk ronda dilakukan dijam rawan pada malam hari, seperti jam dua belas, jam tiga dan jam empat ," paparnya.
Darussalam juga mengimbau warga agar tetap waspada, mengecek dan memastikan dalam keadaan aman, sehingga tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. “Imbauan kami untuk tetap waspada dan berjaga, kami juga sudah melaporkan kepihak kepolisian,” tutupnya.
Editor: Aspian Nur