“Ini amanah besar buat kami, dari sepanjang 31 tahun tentu ini yang paling berat, ketika melakukan penandatanganan kontrak kinerja ada hal penting yang disampaikan bupati selaku KPM (Kuasa Pemilik Modal),” kata.
Diketahui jajaran direksi Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Tirta Mahakam kini sudah lengkap setelah Direktur Umum (Dirum) diisi Herlina dan Direktur Teknik (Dirtek) dijabat Abdul Latif untuk periode masa jabatan 2024-2029.
Dari arahan Bupati Edi Damansyah yang disampaikan pada saat penandatanganan kontrak kinerja, Herlina menyebutkan ada dua mazhab yang bisa dilakukan dalam menjalankan roda bisnis perusahaan yang pertama manusianya dulu baru sistem kemudian sistemnya dulu baru manusianya.
“Bupati mazhabnya itu sistem dulu yang dibangun manusianya yang akan mengikuti, itulah yang akan jadi titik poin kami untuk berangkatnya dari sana, seperti saya juga di bidang SDM kemudian keuangan itu 50 persen targetnya untuk penggunaan teknologi informasi,” terangnya.
Adapun target yang akan dilanjutkan yaitu meneruskan terobosan positif dari aplikasi ‘Siranam’(Sistem Informasi Manajemen Tirta Mahakam) yang beberapa tahun ini sudah terbangun. Herlina sebagai Dirum akan fokus pada pemanfaatan teknologi informasi baik di bidang umum maupun teknik.
Peningkatan dan perbaikan sumber daya manusia juga menjadi atensi serius bagi Herlina selaku Dirum yang baru. Terlebih lagi amanah dari Dewan Pengawas (Dewas) secara khusus mengingatkan dirinya berkali-kali bahkan sebelum jadi direktur umum telah diamanahkan pentingnya SDM Tirta Mahakam diperbaiki.
“Yang lainnya pasti nanti akan mengikuti seperti peningkatan pendapatan, cakupan layanan, penambahan jumlah Sambungan Rumah (SR) semuanya akan ngikut nanti ketika kita bisa laksanakan sistem dan manusianya maka bisa kita kerjakan, mengutip kata-kata pak Bupati, perubahan itu sulit tapi bisa,” tegasnya. (*/kk)
Editor: Aspian Nur