Adalah Herlina dipercaya menjabat Dirum dan Abdul Latif menjabat Dirtek Perumda Tirta Mahakam. Keduanya pada Jumat 6 September lalu di Rumah Jabatan Bupati Kutai Kartanegara telah menandatangani kontrak kinerja untuk masa jabatan 2024-2029.
"Berdasarkan surat keputusan Bupati nomor 259/SK-BUP/HK/2024 tentang pengangkatan Direktur Umum dan Direktur Teknik Perusahaan Umum Daerah Air Minum Tirta Mahakam Kabupaten Kutai Kartanegara periode 2024-2029," kata Sunggono.
Direktur Utama (Dirut) Suparno didampingi Asisten Humas dan Protokol Perumda Tirta Mahakam Wahono mengatakan bahwa apel pagi tadi bagian dari pengukuhan direktur umum dan teknik yang memang prosesnya sudah berlangsung kurang lebih enam bulan.
"Ini bagian dari kekuatan kami dalam menjalankan roda manajemen Perumda Tirta Mahakam, Pak Sekda telah menyampaikan tadi banyak harapan yang diinginkan masyarakat Kabupaten Kutai Kartanegara ini.
Tentunya dengan lengkapnya jajaran Perumda Tirta Mahakam ini kami akan lebih fokus apa yang menjadi keinginan Pemkab Kukar ini terhadap pemenuhan hak dasar rakyat terutama pelayanan air bersih," ujarnya.
Suparno menegaskan dari 20 kecamatan semuanya sudah memiliki instalasi Perumda Tirta Mahakam, kemudian 44 kelurahan semua sudah dilayani, untuk desa sudah 123 desa dari 193 desa yang harus dilayani.
"Ini menjadi PR kami jajaran manajemen Perumda Tirta Mahakam program Pak Bupati di 2024 ini akses air minum itu harus dimiliki seluruh desa, bagi kami juga akan mengidentifikasi layanan yang sudah kita lakukan apa yang menjadi kendala dan tantangan yang ada di kecamatan tadi sudah disampaikan bahwa kontrak kinerja ini akan menurun dari direktur utama umum teknik nanti akan turun ke teman-teman kepala cabang dan ranting yang ada di 20 kecamatan," terangnya.
Pihaknya menegaskan manajemen tidak bisa bekerja sendiri, diharapkan kerja bersama inilah yang akan dikuatkan untuk mencapai tujuan itu.
"Tentunya dengan kekuatan kami bertiga saya yakin mengidentifikasi persoalan yang selama ini terjadi tentunya akan semakin cepat dibantu dengan rekan asisten manajer, kepala cabang, kepala ranting, kerja bersama tidak ada yang tidak bisa selesai, sulit tapi bisa dan ini tentu perlu dukungan semua," demikian Suparno.
Editor: Supiansyah