Diketahui pemuda berusia 18 tahun dari Kecamatan Muara Wis, Kabupaten Kutai Kartanegara itu menempuh pendidikan di Unikarta Semester 1 dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisipol) Angkatan 2024 dan selama ini dikenal sebagai sosok yang periang dan gemar mengikuti organisasi.
Wajar kalau kepergian Davi memberikan duka mendalam dihati keluarga, sahabat dan kerabatnya. Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara pun ikut mengiringi pemakaman Davi di kampung halamannya Kecamatan Muara Wis siang tadi.
Kepala Dinas Penanaman Modal Daerah (DPMD) Kutai Kartanegara Arianto menyebut Davi sebagai putra terbaik Kecamatan Muara Wis, anggota Pramuka, relawan PMI dan KNPI yang meninggal dalam keadaan syahid.
“Ada kematian yang dikategorikan mati syahid yakni tenggelam, melahirkan dan kebakaran, semoga ananda dikategorikan dalam golongan syahid,” kata Arianto kepada Korankaltim.com dengan penuh haru dan duka mendalam sebelum melepas jenazah untuk dimakamkan ke Muara Wis.
Bupati Kukar Edi Damansyah melalui Arianto pun memberikan uang duka kepada keluarga almarhum juga dari PMI Kukar diwakilkan oleh Plt Diskominfo Kukar Solihin.
Jasad Davi disalatkan di RSUD AM Parekesit, setelahnya diantar oleh sanak keluarga dari pihak civitas Unikarta hingga relawan PMI dan dikebumikan di Muara Wis.
Teman satu kuliah Davi bernama Ferdy mengatakan almarhum pemuda yang sangat ramah dan suka menolong sesama. Sebelum wafat Davi sempat memberikan kabar kepada teman-temannya dengan mengirimkan foto sepatu dan aktivitas dirinya di kampus.
“Dia sebentar lagi mau ulang tahun, tanggal 25 September, Davi sempat bilang kalau sudah selesai kesibukan kuliah mengajak untuk kumpul,” ujar Ferdy dengan nada sedih. “Selamat jalan Davi surga bagimu teman,” ucap Ferdy lagi.
Editor: Aspian Nur