Musibah kebakaran itu terjadi pukul 03.00 Wita, di Gang Barokah RT 73 dan 34. Total ada 17 bangunan yang terdampak.
Salah seorang saksi Sri (34), mengatakan api muncul saat sebagian besar warga tengah terlelap. “Api muncul dari arah rumah kosong," kata Sri kepada Korankaltim.com.
Korban meninggal atas nama Dafi (18), mahasiswa asal Kecamatan Muara Wis. Menurut Sri, korban terlihat bersama temannya sebelum kebakaran terjadi.
"Korban mungkin terlalu mengantuk sehingga tidak mengetahui kebakaran terjadi," ujarnya.
Menurut informasi, kata Sri, korban sempat melarikan diri ke toilet, tetapi karena tak ada celah dan gang tempat tinggalnya buntu, ia tak berhasil menyelamatkan diri.
Selain satu orang meninggal, dua warga lainnya juga terluka. Kebakaran itu juga menghanguskan lima motor.
Kepala Damkar Matan kukar Fida Hurasani mengatakan api berhasil dipadamkan pukul 04.30 WITA.
Lokasi kebakaran padat penduduk dan terisolir serta bangunan didominasi rumah kayu. “Posisi mobil bloking semua, jadi kita upayakan menggunakan selang pembantu,” ujarnya.
“Kami juga sudah evaluasi, dan para rekan-rekan kami stand by memastikan api benar-benar padam,” pungkasnya.
Adapun penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan aparat kepolisian.
Editor: Aspian Nur