Mereka melakukan aksi demontrasi karena keberatan Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura tidak menerima undangan untuk menghadiri Upacara Peringatan HUT ke-79 RI di IKN.
"Tuntutan hari ini kepada Kesbangpol Kukar, kita ingin melihat itikad baik, karena kemarin sempat keluar pernyataan Ayahanda Sultan bahwa beliau tidak mendapat undangan," kata Ketua Umum RKB, Hebbi kepada awak media.
Ia melanjutkan, aksi yang dilakukan hari ini juga menyikapi keluarnya pernyataan dari Kesbangpol Provinsi Kaltim dan Kukar. Kesbangpol Kaltim menyatakan ada undangan, tapi Kesbang Kukar menyatakan bukan undangan, tapi surat klarifikasi untuk hadir.
"Itu menuai pro dan kontra di sosial media, seolah-olah munculnya pernyataan mereka itu dilengkapi dengan data list hadir, surat yang dibikin Kesbangpol tadi," ungkapnya.
Aksi yang dilakukan ini, lanjut Hebbi, juga bertujuan agar penggiat medsos tidak berpandangan buruk terhadap Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura, Aji Muhammad Arifin.
"Itu akan diklarifikasi dan ada kesalahan dari Kesbangpol Kukar, karena memang kesalahan mereka, dari penyampaian surat itu, dari penyampaian nomor surat, tanggal terbit surat, kemudian isi yang mereka sikapi di tanggal 25 terbit surat Kesbangpol Kukar tanggal 24, sedangkan nomor surat mereka bulan Juni," ujarnya.
Kemudian terkait scan barcode surat, setelah dilakukan scan oleh RKB bukan perihal undangan tersebut, melainkan perihal lain di tahun 2022. Dari situ RKB sudah melihat kesalahan, kemudian daftar list juga perlu diklarifikasi.
"Yang muncul di medsos setelah munculnya pernyataan Ayahanda Sultan, itu diedit, entah oknum yang mengedit siapa. Yang jelas Kesbangpol Kukar tidak merasa mengeluarkan itu. Itulah yang muncul di medsos, begitu pernyataan Kesbangpol Kukar dan provinsi keluar muncul di medsos, cuma begitu kita cek sangat kelihatan sekali editan dari nama beliau, nomor hp beliau di belakang. Itu bagi masyarakat yang pintar bisa, kalau masih simpan itu datanya silahkan cek di get kontak (aplikasi, red), kemudian muncul nama siapa," terangnya.
Untuk nomor kontak Sultan di list daftar hadir di IKN untuk HUT ke-79 RI bukan nomor HP Sultan, jadi RKB beranggapan hal itu sudah nyata diedit.
"Kita tidak tahu (siapa yang edit, red). Yang jelas itu yang beredar di medsos dan itu yang kita sikapi," tegasnya.
Puluhan massa dari RKB ini diterima oleh Sekretaris Kesbangpol Kukar, Sutrisno beserta jajaran. Dari hasil pertemuan ini pihak Kesbangpol Kukar siap untuk menyampaikan permohonan maaf pada Sabtu (24/8/2024), di Kedaton Kesultanan Kutai Kertanegara Ing Martadipura, Tenggarong.
"Mereka akan mengakui kesalahannya, dan kami juga minta oknum yang sesuai penjelasan Bapak Sutrisno (Sekretaris Kesbangpol, red) menyatakan itu salah ketik, kami minta hadirkan oknum yang salah ketik," demikian Hebbi.
Editor: Supiansyah