Plt Kepala DP3A Kukar, Hero Suprayetno memimpin rombongan DP3A dalam pawai pembangunan ini dan menyebut turut sertanya DP3A sebagai apresiasi peningkatan hasil pelaksanaan pembangunan gender di Kabupaten Kutai Kartanegara.
“Sebagai bentuk apresiasi tersebut kami Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan anak menampilkan beberapa atraksi diantaranya membawakan lagu perlindungan bagi anak dan perempuan dengan judul Three ENDS,” kata Hero.
DP3A Kukar mengajak unsur Forkpimda yakni Bupati Kukar Edi Damansyah, Sekda Kukar Sunggono, Ketua Sementara DPRD Kukar, Dandim 0906/KKR pelepasan burung merpati. Pelepasan burung merpati ini menggambarkan wujud kebebasan perempuan untuk berkreasi dan berpartisipasi positif dalam pembangunan demi terwujudnya Kutai Kartanegara yang berbahagia dan sejahtera.
“Selain pelepasan merpati kami disepanjang jalan disampaikan pembagian pamflet dan pembacaan informasi tentang pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak,” tegasnya.
Sebagai informasi ribuan masyarakat Kutai Kartanegara (Kukar) antusias menyaksikan pawai pembangunan dan budaya tersebut. Mereka memenuhi tepi jalan rute yang dilewati peserta pawai yang diikuti Organisasi Perangkat Daerah (OPD), kecamatan hingga sekolah yang dilaksanakan memperingati HUT ke-79 RI dengan mengambil start di Jalan KH Akhmad Muksin tepatnya di Jembatan Repo-repo berjalan hingga di kawasan Taman Kota Raja, Tenggarong.
Dalam perjalanan menuju garis finish peserta pawai menampilkan beberapa atraksi seperti tarian, puisi hingga yel-yel. Kegiatan ini juga disaksikan jajaran Forkopimda dan Bupati Kukar Edi Damansyah di panggung kehormatan. (*/kk)
Editor: Aspian Nur