"Kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Polres Kukar atas gerak cepat dalam menindaklanjuti kasus pelaku penculikan anak, tidak butuh sampai berhari-hari, polisi sudah mampu menangkap pelaku, semoga kasus ini untuk terakhir kalinya terjadi di wilayah Kutai Kartanegara," kata Plt Kepala DP3A Kukar, Hero Suprayetno kemarin.
Agar kejadian serupa tidak terulang di kemudian hari, Hero mengingatkan pentingnya meningkatkan pengawasan orangtua untuk mencegah penculikan anak, sebab keamanan dan keselamatan anak merupakan tanggung jawab orangtua.
Diharapkan peran keluarga untuk lebih meningkatkan pengawasan dan pendekatan terhadap anak demi mencegah terjadinya penculikan. "Hal itu penting untuk membangun komunikasi yang terbuka dengan anak dan menciptakan rasa nyaman agar mereka (anak-anak, red) berani melapor jika ada hal yang mencurigakan," harapnya.
DP3A lanjut Hero sangat mendorong orang tua untuk membangun komunikasi yang terbuka dengan anak-anak. Orang tua juga harus lebih waspada dan meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, terutama saat bermain di luar rumah.
Kemudian, ajarkan cara menolak ajakan orang lain yang tidak dikenal. Pastikan juga anak mampu menyampaikan isi pikirannya.
"Jadi ketika ada sesuatu yang terjadi, anak mampu menyampaikan kecemasan atau ketakutannya, misalnya ketika di keramaian ada yang bertingkah laku aneh atau mencurigakan," terang Hero.
"Sampaikan juga pada anak jangan berada di tempat yang sepi yang tidak ada orang lain. Jadi harus berkumpul dengan teman-temannya atau mencari orang dewasa yang dikenalnya pada lingkungan sekitar, jangan mudah percaya dengan orang yang baru dikenal," tambahnya.
Hero juga menegaskan penting bagi orang tua untuk mengenal tetangga di sekitar rumah, sebab menurutnya kasus penculikan juga sangat mungkin terjadi di daerah perumahan. Pastikan juga anak tidak menggunakan aksesoris berlebihan dan pakaian yang terbuka yang mampu mengundang penculik.
"Ini penting untuk upaya pencegahan, namun yang utama adalah jangan lengah pengawasan kita sebagai orang tua kepada anak-anak kita. Anak-anak adalah tanggung jawab dan harta paling berharga kita," tegas Hero. (*/kk)
Editor: Aspian Nur