"Masih belum karena anggarannya belum ada, Bukit Buru ke Loa Janan mangkrak karena pertama masih ada lahan yang belum dibebaskan, kemudian yang kedua biayanya (pembangunan) juga besar karena itu kan jalan baru belum ada bukaan lahan," ungkap Wiyono kepada korankaltim.com, Kamis (25/7/2024).
Jalan alternatif Bukit Biru menuju Batuah telah direncanakan sejak 2013 silam dengan alokasi dana sebesar Rp499 miliar dan ditargetkan rampung Mei 2015. Jalan sepanjang 38 kilometer ini rencananya dimaksudkan sebagai jalan alternatif mengingat jalan milik pemerintah pusat yakni poros Tenggarong Loa Kulu-Loa Janan dulunya rusak parah serta kerap dilanda macet.
Jalan alternatif ini dibangun untuk mempermudah akses warga Tenggarong yang ingin menuju ke Balikpapan dan sebaliknya.
Pada perencanaannya jalan tersebut nantinya dibuat dua jalur dan langsung terkoneksi dengan jalur freeway Samarinda Balikpapan. Jika selesai maka jarak tempuh Tenggarong Balikpapan lebih singkat sekitar satu setengah jam. Adapun spesifikasi jalan dirancang mampu menahan beban kendaraan dengan kapasitas hingga di atas 10 ton.
"Posisinya dulu sudah dibuat cuman memang belum terselesaikan karena masalah lahan juga justru saat ini kita sedang merampungkan jalan Jongkang menuju Samarinda yang tembus Loa Bakung, Jalan Jakarta. Dengan banyaknya jalan alternatif jadi banyak opsi kalau mau ke Samarinda," tegas Wiyono.
Editor: Supiansyah