FGD yang dilangsungkan di Graha Instalasi Pengolahan Air (IPA) I Sukarame, Tenggarong ini membahas percepatan kinerja dan pemaparan materi hasil kinerja Cabang Tenggarong semester pertama dengan dihadiri seluruh manajer dan staf pejabat struktural di lingkungan Perumda Tirta Mahakam Cabang Tenggarong.
“Hari ini FGD seperti yang kita lakukan beberapa pekan lalu. Kalau sebelumnya diikuti seluruh cabang dan ranting kecuali cabang Tenggarong,” kata Suparno didampingi Asisten Manajer Humas dan Protokol Perumda Tirta Mahakam kepada korankaltim.com.
Suparno mengungkapkan FGD untuk cabang Tenggarong dilakukan terpisah karena cabang ini sebagai role model dan posisinya di ibu kota kabupaten. Karena itu, ini menjadi semangat tersendiri bagaimana nantinya diharapkan cabang Tenggarong ini menjadi pemicu cabang yang lain dalam hal barometer kinerjanya yang memang harus ditingkatkan.
“Kemarin (FGD sebelumnya 19 Kecamatan, red) sudah tergambar kinerja satu semester semuanya sudah kita uraikan kecuali Cabang Tenggarong dan apalagi saat ini cabang Tenggarong ini instruksi Pak Bupati agar bagaimana ibu kota kabupaten ini semua tercover layanan air bersihnya,” ungkapnya.
Seperti yang disampaikan Dirut pada pembukaan FGD tadi, bagaimana upaya Cabang Tenggarong ini bisa memberikan layanan maksimal di daerah paling ujung kecamatan, yakni Dusun Bengkinang dan Batu Dinding di Kelurahan Loa Tebu, kemudian integrasi layanan di Kelurahan Mangkurawang menuju Kelurahan Maluhu.
“Ibu kota kabupaten ini harus merdeka, juga merdeka dari sisi infrastruktur dan hak dasar jadi kita barengi serta menyusun dan jaringan sudah ada di sana kemudian yang tidak kalah pentingnya yang di tengah kota antara Ladaya sampai Maluhu kilometer nol,” tegasnya.
Editor: Supiansyah