Kepala Badan (Kaban) Kesbangpol Kukar, Rinda Desianti mengatakan rapat persiapan ini sebagai bentuk menyambut kemeriahan perayaan HUT 79 RI tahun ini.
“Agustus bulan kemerdekaan dan kemerdekaan itu dicapai dengan susah payah oleh bangsa ini, jadi tentu saja harus dirayakan dengan hal-hal yang menggembirakan,” kata Rinda.
Karena hari kemerdekaan merupakan hari kegembiraan, Rinda melanjutkan nanti aka nada aksi pemasangan bendera yang diwajibkan untuk seluruh rumah atau keluarga yang ada di Kutai Kartanegara. Memasang bendera selama satu bulan penuh dari 1 - 31 Agustus.
“Tetapi kan rangkaian itu harus dimulai dari unsur pemerintah daerah, makanya dibikin konsep,” ungkapnya.
Perayaan dengan konsep yang digagas Pemkab Kukar untuk perayaan kemerdekaan RI pada tahun ini merupakan tahun ketiga. Pada tahun pertama yakni 2021 lalu dilakukan pemasangan bendera di bentang Jembatan Kutai Kartanegara, Tenggarong, kemudian pada tahun kedua dilakukan aksi konvoi pemasangan bendera sampai Tenggarong Seberang.
“Dan tahun ketiga ini kita mulai dari bahwa Kutai Kartanegara ini bagian dari IKN, bagian dari Nusantara jadi dimulai dari Kedaton, nanti kita konvoi ke Tuah Himba (bundaran, red) dan nanti puncaknya disitu, jadi Kutai Kartanegara untuk Nusantara,” terangnya.
Untuk mensukseskan rencana ini, Kesbangpol berharap ada keterlibatan masyarakat keterlibatan para OPD dengan mulai 1 Agustus sudah memasang bendera dan atribut yang menandakan perayaan 17 Agustus.
“Karena upacara kemerdekaan akan direncanakan di IKN, maka di Kukar turut memeriahkan selain pemasangan akan ada konvoi membawa bendera merah putih,” tegasnya. (*/kk)
Editor: Aspian Nur