Dinas PU Upayakan Pembangunan Pasar Tangga Arung Rampung Tahun Ini
1 menit baca808 kali dibaca

Penulis: Muhammad Heriansyah
KORANKALTIM.COM, TENGGARONG - Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kutai Kartanegara terus menggenjot pembangunan Pasar Tangga Arung.
Kepala Dinas PU Kukar, Wiyono mengatakan, pasar berkonsep semi modern itu saat ini terus berprogres pembangunannya.
"Pasar kita upayakan bisa dituntaskan tahun ini," kata Wiyono kepada korankaltim.com, Kamis (18/7/2024).
Wiyono mengungkapkan saat ini pihaknya akan berupaya mempercepat pemindahan para pedagang Tangga Arung yang berada di sisi depan. Hal ini diupayakan agar pembangunan selanjutnya pada bagian pasar lama dan saat ini masih digunakan pedagang segera bisa dikerjakan seperti pada bagian pasar di sisi belakang atau pasar basah.
"Untuk pasar basah iya sudah hampir beres," ungkapnya.
Diinformasikan sebelumnya, Dinas PU sangat konsen terkait pembangunan Pasar Tangga Arung ini, terlebih lagi dalam hal relokasi para pedagang. Relokasi dilakukan agar pembangunan berlangsung lancar sehingga target penyelesaian bisa segera terwujud.
“Saat ini kita mau ada tahapan relokasi pedagang tahap kedua. Terdapat 334 pedagang yang masih tersisa di Pasar Tangga Arung. Relokasi ini merupakan tahap kedua setelah sebelumnya tahap I dilakukan di Lapangan Pemuda," bebernya.
Dinas PU tengah membangun petak-petak yang tidak terpakai di Pasar Mangkurawang untuk menampung para pedagang. Jika tidak mencukupi, akan dibangun semacam lapak di jalan dekat Pasar Mangkurawang seperti di Pasar Lapangan Pemuda.
“Target relokasi pedagang di bulan Juni ini harus selesai. Prioritas utama relokasi adalah pedagang rumah makan di dekat pagar pasar. Hal ini dilakukan untuk pemasangan crane di tengah area pembangunan agar tidak membahayakan pedagang dan masyarakat," tegasnya.
Untuk itu, Dinas PU berharap mendapat dukungan masyarakat agar upaya ini bisa berjalan lancar dan tidak terlalu lama.
“Mohon dukungan semua masyarakat dan pedagang, sehingga akhir tahun ini rampung dan tahun depan bisa diresmikan," demikian Wiyono.
Editor: Supiansyah










