Kepala Bidang (Kabid) Kedaruratan dan Logistik BPBD Kukar, Abdal mengatakan longsor mulai terjadi sejak Minggu (7/7/2024).
Untuk sementara Jl Jalan Bhineka yang merupakan titik longsor mengalami rusak parah dan tidak bisa dilewati kendaraan.
“Enam rumah dalam kondisi rusak berat, enam rumah lagi dalam kondisi rusak sedang, dua rumah rusak ringan, dua rumah lainnya dan musala terdampak,” paparnya.
Longsor ini disebabkan oleh curah hujan yang meningkat ditambah lokasinya yang berada di lereng stuktur tanah gembur.
“Kondisi cuaca yang memasuki musim hujan mengakibatkan terjadinya pergeseran tanah,” ucapnya.
Kata Abdal, menindaklanjuti peristiwa tersebut, BPBD telah melakukan upaya membantu kebutuhan logistik dan mendirikan tenda serta dapur umum untuk masyarakat.
Sampai hari ini, personel tenaga kebencanaan BPBD masih menetap di lokasi, dibantu dengan tim tenaga kesejahteraan sosial dari Dinsos Kukar.
“Dalam peristiwa ini, alhamdulillah tidak ada korban jiwa,” pungkasnya.
Editor: Supiansyah