Diketahui kebakaran terjadi Selasa (9/7/2024) kemarin, sebanyak lima Kepala Keluarga (KK) dan 12 jiwa terdampak dari kejadian tersebut.
Bantuan diberikan Edi Damansyah untuk meringakan korban kebakaran, meliputi alat masak,bahan pokok makanan, obat-obatan hingga selimut.
“Kukar dalam suasana berduka karena ada warga kami masyarakat RT 44, Kelurahan Loa Ipuh tertimpa musibah kebakaran, Kami juga menyerahkan bantuan berupa kebutuhan pokok,” kata Edi kepada Korankaltim.com
“Saya mengimbau kepada masyarakat, untuk menjaga lingkungan, tetap waspada dan memastikan kondisi rumah, sebelum bepergian mengecek aliran listrik, jangan sampai masih tersambung,” ujarnya.
Setelah memberikan bantuan Edi menyambangi rumah warga yang hangus terbakar dan suasana haru masih membekas pasalnya aset utama mereka tak tersisa, hanya meninggalkan baju yang menempel dibadan. Rata-rata mereka yang terdampak lanjut usia (lansia) hanya mengandalkan ladang rezeki melalui wirausaha, tetapi semuanya habis terbakar.
“Tidak ada satupun yang menghendaki terjadinya musibah ini, tentu menjadi dampak psikologis bagi warga kami minta untuk tetap tabah,” ucap Edi lagi.
Sementara itu, kata Edi peristiwa kebakaran ini terjadi kedua kalinya di Kelurahan Loa Ipuh, melihat hal ini sebagai antisipasi para Ketua RT dapat menyediakan mesin pompa air atau sering dikenal dengan Alkon.
“Ketika perlu menyediakan, peralatan sarana dan prasarana disiap siagakan dan hendaknya dirawat, sebagai antisipasi,” ujarnya.
Adapun pengadaan sapras tersebut dapat diajukan melalui dana 50 Juta per-RT, kendati masyarakat harus tetap meningkatkan kewaspadaan terkhusus Ibu Rumah Tangga (IRT) periksa kembali kompor dan gas dalam keadaan aman.
Edi mengapresiasi kinerja para relawan bersinergi membantu masyarakat bila terjadi kebakaran. “Terpenting upaya kita bersama melakukan waspada, dan saya lihat tenggarong paling banyak relawan yang membantu,” tutup Edi.
Editor: Aspian Nur