FGD dilaksanakan di Graha Tirta Mahakam Instalasai Pengolahan Air (IPA) I Sukarame Tenggarong ini, dipimpin langsung Direktur Utama, Suparno dengan dibuka secara resmi Ketua Dewan Pengawas (Dewas) Perumda Tirta Mahakam, Sabran dan dihadiri seluruh cabang serta ranting yang tersebar di 20 kecamatan se-Kukar.
Suparno mengatakan kegiatan hari ini adalah bukti keseriusan Perumda Tirta Mahakam dalam melakukan evaluasi untuk dimonitoring baik capaian kinerja dan hal apa saja yang belum tercapai di seluruh cabang dan ranting.
“Jadi ini salah satu giat kita untuk mengidentifikasi permasalahan dan capaian di semester pertama tahun 2024, sesuai dengan anggaran yang sudah kita sepakati bersama,” kata Suparno didampingi Asisten Manajer Humas dan Protokol, Wahono kepada korankaltim.com, Selasa (9/7/2024).
Ia mengungkapkan tentunya dari kegiatan hari ini banyak hal yang harus didiskusikan terhadap capaian pada semester pertama ini. Ada beberapa hal yang menjadi target Perumda Tirta Mahakam yakni bagaimana tingkat kecepatan layanan, kemudian dalam memberikan pelayanan dengan mengutamakan kualitas dan kontinuitas.
“Nantikan akan terbaca di dalam hasil laporan yang memang sudah terpapar di sana dan tidak kalah pentingnya artinya dari sisi manajemen pasti akan mendukung seperti apa sih yang menjadi titik lemah dari cabang dan ranting untuk mencapai target,” ungkapnya.
Kegiatan hari ini juga menjadi dasar untuk langkah lanjutannya terkait persiapan pada semester tahap kedua, seperti diketahui bersama pada Agustus akan ada anggaran perubahan yang juga sudah harus disesuaikan dengan kondisi eksisting Perumda Tirta Mahakam.
“Apakah masih anggaran yang kita rencanakan di tahun 2024 itu sesuai dengan kondisi eksisting, bisa juga ada dengan perubahan (APBD-P, red) dan ini momen yang harus kita siapkan hal tersebutlah yang menjadi target kita,” terangnya.
Sehingga apa yang direncanakan di tahun 2024 ini paling tidak tidak terlalu jauh tertinggal dengan apa yang menjadi target kinerja Perumda Tirta Mahakam. “Masih ada satu semester ke depan yang tentunya ini akan menjadi harus kita siapkan apa yang menjadi titik lemahnya,” ujar Suparno.
Editor: Aspian Nur