Tim penilai yang datang adalah dua pakar yaitu Emi Setianingsih dan Marlinda Krispriyanti. Mereka akan melakukan penilain terkait dengan manajemen yang didalamnya terdiri dari perencanaan dan pelaksanaan, pelayanan yang mengampu mutu diagnosa, terapi hingga pelayanan penunjang.
"Dalam penilaian tersebut juga berkaitan dengan kualitas SDM terhadap kompetensi dan kualifikasi tenaga kesehatan, ada penilaian sarana dan prasarana terkait dengan kecukupan sapras klinik seperti peralatan medis, obat-obatan dan infrastruktur," jelas Kepala Lapas Kelas II A Tenggarong Agus Dwirijanto kepada Korankaltim.com Sabtu (6/7/2024) malam tadi.
Penilaian meliputi fasilitas kenyamanan dan keamanan yang disediakan bagi pasien dan pengunjung klinik, rekam medik terkait dengan pengelolaan rekam medis pasien.
Lapas Kelas II A Tenggarong dilihat oleh tim survei perihal pencegahan dan pengendalian infeksi serta kesehatan dan keselamatan kerja di klinik. Klinik Lapas Kelas II A Tenggarong sebelumnya banyak mengikuti pelatihan dan pembekalan keterampilan pelayanan kesehatan yang bermutu dan berkualitas.
"Sebelumnya kami banyak melaksanakan pembenahan sarana dan prasarana bertujuan untuk meningkatkan kenyamanan dan keamanan pasien," jelas Agus lagi.
Editor: Aspian Nur