Beberapa rumah warga yang ambruk itu diduga terdampak atas aktivitas tambang batu bara dari PT Singlurus Pratama yang kemudian mendapat perhatian dari Pemerintah Kecamatan Samboja Barat.
"Setelah (rumah) ambruk pagi tadi, kita perintahkan pihak kelurahan untuk mempertemukan pihak perusahaan dan warga yang terdampak," kata Camat Samboja Barat, Burhanuddin.
Pertemuan dilakukan untuk mencari jalan terbaik antara pihak perusahaan dan warga yang terdampak, khususnya pemilik rumah. Dijelaskannya, sebelum kejadian ambruknya rumah tersebut, sejumlah warga telah mendatangi pihak kelurahan dan juga kecamatan.
Sehingga pihak kecamatan melalui kelurahan berulang kali memfasilitasi untuk mediasi. Namun, dalam mediasi tidak pernah mencapai kata kesepakatan mengenai ganti rugi.
"Pihak perusahaan bersikeras dengan wilayah penambangan karena sudah dibebaskan lahannya, begitu juga dengan warga yang bersikeras tidak mau pindah dan meminta aktivitas tambang dihentikan. Jadi proses mediasi ini masih buntu dengan angka-angka yang belum disepakati oleh kedua belah pihak," bebernya.
Namun, demi keselamatan warga, pihak kecamatan melalui kelurahan beberapa hari lalu kembali membujuk warga untuk bisa pindah sementara waktu sembari menunggu tercapainya kesepakatan antara kedua belah pihak.
"Hingga akhirnya pada Selasa pagi ini, beberapa rumah ambruk. Hal yang kita khawatirkan terjadi, sebab Kecamatan Samboja beberapa hari ini juga dilanda hujan yang sangat deras," tambahnya.
Sementara Kapolsek Samboja, AKP Yusuf mengatakan, memang benar akan ada pertemuan antara pihak perusahaan dengan warga terkait rumah yang ambruk tersebut.
"Sekitar pukul 14.00 WITA ini, pertemuannya dilaksanakan di kantor kelurahan. Kita juga kirimkan anggota ke sana untuk memantau proses pertemuan tersebut," ujarnya.
Adapun kegiatan penambangan yang dilakukan PT Singlurus Pratama ini diketahui memang memiliki izin resmi dari pusat. Namun disayangkan lokasi penambangan berada dekat permukiman warga dan jalan raya. Sampai berita ini ditulis, pihak perusahaan masih belum dapat dikonfirmasi terkait kejadian ambruknya rumah warga yang diduga terjadi karena aktivitas tambang tersebut.
Editor: Maruly Z