Direktur Utama Perumda Tirta Mahakam, Suparno didampingi Asisten Manajer Humas dan Protokol, Wahono mengatakan, pendampingan ini untuk memaksimalkan pelayanan dan distribusi air bersih untuk warga Desa Long Beleh Haloq.
"Tujuan pendampingan bidang teknik ini agar kepala desa dan Kelompok Pengelola Sistem Pengolahan Air Minum (KP-SPAM) Desa Long Beleh Haloq sebagai pengelola sistem jaringan air bersih bisa mengoperasikan sistem yang sudah terbangun untuk melayani kebutuhan air bersih masyarakat Desa Long Beleh Haloq, Kecamatan Kembang Janggut," katanya kepada korankaltim.com, Rabu (15/5/2024).
Kegiatan pendampingan bidang teknik ini disambut baik Kepala Desa Long Beleh Haloq, Johansyah dan KP-SPAM Long Beleh Haloq, Udhin Limbong.
Suparno menegaskan, ada tiga perihal identifikasi permasalahan sehingga perlu ada pendampingan bidang teknik dari Perumda Tirta Mahakam. Persoalan pertama Water Treatment Plant (WTP) yang terbangun tipe sederhana. Kedua, kualitas air produksi sangat keruh. Ketiga, tidak tersedianya bahan kimia sebagai pendukung proses operasional produksi yaitu alluminium sulfate, soda ash dan kaporite.
"Saran yang diberikan dari hasil identifikasi dan pendampingan bidang teknik yang dilakukan yaitu, pertama peningkatan sarana dan prasarana SPAM Desa Long Beleh Haloq. Kedua, peningkatan SDM pengelola SPAM Desa Long Beleh Haloq. Ketiga, pelayanan air minum masyarakat Desa Long Beleh Haloq oleh Perumda Tirta Mahakam dengan cara interconnecting sistem jaringan pipa pelayanan Perumda Ranting Pulau Pinang," tegasnya.
Petugas yang melakukan pendampingan pada kegiatan kali ini adalah Manager Produksi Perumda Tirta Mahakam, Sugito, Asisten Manajer Perencanaan dan Pemeliharaan Produksi, Heri Noto Prasetyo, Asisten Manajer Pengolahan, M Riza Fadli dan Staff Produksi, Dedy Rizani.
Editor: Maruly Z