RL, teman bermain HL menjelaskan, dirinya bersama HL dan dua teman lainnya berkumpul di Danau Cempaka, Kelurahan Loa Tebu. “Sekitar jam setengah empat kami berkumpul di Danau Cempaka, kemudian sama-sama ke Danau Kilometer Nol dengan niat berenangan mencari kijang,” kata RL yang berusia sama dengan HL, 16 tahun.
Setibanya dilokasi Danau Kilometer Nol, RL pertama kali membuka baju dan langsung terjun ke kolam. Hal serupa juga diikuti oleh HL sementara dua rekan teman lainnya masih di daratan pinggir kolam.
“Saya pertama kali terjun, kemudian dia juga ikut. Sempat menyelam sekali kemudian timbul sambil memperbaiki rambutnya semacam bergaya begitu kemudian dia nyelam lagi, namun tidak timbul-timbul. Jarak saya dengan HL di dalam kolam itu sekitar enam meter an,” ungkap RL.
Mengetahui rekannya tidak kunjung terlihat dipermukaan air, teman HL mengira dia sedang bercanda atau sedang menyelam ke arah tepi sungai dan bersembunyi. Namun sepertinya kejadian tenggelam rekannya ini serius. Dua teman yang awalnya masih berada di pinggir kolam mini itu juga ikut terjun ke kolam sama-sama mencari keberadaan HL.
Mendekati Maghrib, para pemuda ini memutuskan untuk pulang ke rumah untuk membersihkan diri dan kemudian kembali lagi ke lokasi untuk memastikan kembali keberadaan teman mereka. Tepatnya Maghrib kabar tenggelamnya HL akhirnya disebarluaskan temannya ke warga kampung.
Mendapat informasi demikian, warga Kelurahan Loa Tebu secara gotong royong langsung ke lokasi kejadian yang sebelumnya juga memberikan informasi kepaa pihak terkait yakni relawan penanggulangan bencana dan keselamatan yang datang dari kawasan Tenggarong dan sekitarnya.
“Habis Maghrib warga gotong royong bersama tim rescue mencari HL dan Alhamdulillah tepat jam Sembilan malam korban berhasil ditemukan. Memang benar sesaat sebelum ditemukan, disyarati dilempar bantal miliknya ke kolam itu dan tidak lama berhasil ditemukan,” ungkap Ketua RT II Kelurahan Loa Tebu, Fadlianur.
Diinformasikan sebelumnya, dari keterangan seorang warga Kelurahan Loa Tebu bernama Udin, HL merupakan siswa kelas 10 dari SMK yang ada di Tenggarong. Siang menjelang sore bersama tiga temannya bermain di kolam alami kebun milik warga berlokasi di Kilometer titik nol jalan hauling eks tambang PT Tanito Harum.
"Mereka berempat berenang dan niat mencari kijing (kerang), terakhir si korban ini menyelam, kemudian tidak timbul-timbul lagi," kata Udin.
HL ditemukan pukul 21.00 WITA dan relawan berhasil mengevakuasi HL yang ditemukan tidak jauh dari lokasi menyelam.
Editor: Aspian Nur