Bangunan kantor yang terbuat dari kayu ini hangus terbakar dalam sekejap, sebelum akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 06.00 WITA.
Lurah Maluhu, Tri Joko Kuncoro yang ditemui di lokasi kejadian usai melaksanakan salat Idulfitri mengatakan, musibah kebakaran ini diketahui warga sekitar melalui seorang pengendara motor yang melintas dan melihat api berkobar dibangunan kantor.
"Ada bunyi klason dan beteriak kebakaran, warga langsung berlari dan menuju lokasi. Tetapi belum berani memadamkan karena arus listrik masih belum dipadamkan," ujar Tri.
Setelah arus listrik dipadamkan, warga baru bisa memadamkan api bersama dengan petugas pemadam kebakaran yang tiba di lokasi kejadian.
"Tidak ada orang di kantor saat terjadi kebakaran, kalau berkas-berkas sudah tidak bisa terselamatkan. Tetapi Alhamdulillah berkas penting seperti PTSL warga sudah di serahkan ke kantor ATR/BPN," tambahnya.
Tri juga mengatakan bahwa penyebab kebakaran masih belum diketahui, namun kerugian yang dialami diperkirakan mencapai Rp1,5 miliar.
"Inshaallah meskipun kantor kelurahan ini terbakar, pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu. Kami akan berkantor sementara di Sasana Krida, terkait komputer, meja dan kursi akan berkoordinasi dengan kecamatan untuk di back up kecamatan," bebernya.
Sementara itu, disampaikan oleh Kapolsek Tenggarong, AKP Sukardi yang turun langsung ke lokasi kebakaran bahwa penyebab kebakaran masih diselidiki. "Kita masih mengumpulkan keterangan dan berkoordinasi dengan tim Inafis Polres Kukar," ujarnya.
Adapun dugaan sementara, kebakaran terjadi dikarenakan hubungan pendek arus listrik yang berasal dari bagian depan bangunan kantor.
Editor: Maruly Z