"Insyaallah kita akan gelar kembali lomba lari bertajuk Run Street Ramadhan Enji Family Cup 2024 di Jalan Mayjen Sutoyo," kata Perwakilan Panitia Penyelenggara, Jordi yang juga vokalis grup band Enji ini.
Sama seperti gelaran sebelumnya, seluruh masyarakat berhak mendaftar untuk bisa mengikuti lomba, baik pria maupun wanita. Berbeda dengan lomba lari pada umumnya, pada Run Street Ramadan Enji Family Cup 2024 semua peserta dilarang menggunakan sepatu.
Tidak ada kualifikasi khusus untuk peserta, baik dewasa maupun anak-anak. Semua peserta langsung diadu dan setiap satu kali start berjumlah 4 peserta, kemudian diambil satu peserta yang menang untuk lolos ke babak selanjutnya.
Salah satu sponsor utama pada gelaran lomba kali ini yakni, Ketua Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI Kukar, H Ardinansyah menegaskan, pihaknya sangat bangga dengan anak-anak Kukar, oleh karena itu pihaknya memberikan dukungan agar kegiatan semacam ini bisa diselenggarakan sebagai penanda penutup Ramadan 1445 hijriah pada tahun ini.
"Memang begitu seharusnya anak muda, energik dan berkegiatan positif. Selama itu positif dan sebagai ajang pembinaan olahraga serta hiburan masyarakat kami siap memberikan dukungan. Semoga semakin banyak talenta muda asli Kukar yang berkualitas di bidang olahraga," tegas Haji Nan sapaan akrabnya.
Seperti diketahui, kegiatan ini merupakan upaya untuk mengakomodir keinginan masyarakat agar olahraga ini bisa dikembangkan sebagai pembinaan olahraga dan menghindarkan anak-anak muda untuk tidak berbuat hal negatif di malam bulan Ramadan.
Kapolres Kukar, AKBP Heri Rusyaman menyatakan, sebelumnya kegiatan ini dilarang karena dianggap mengganggu akses jalan umum yang digunakan oleh masyarakat. Namun, setelah dilakukan kajian, Polres Kutai Kartanegara akhirnya mengizinkan dengan catatan kegiatan dilakukan di jalan yang tidak digunakan oleh masyarakat, salah satunya jalan Mayjen Sutoyo ini.
“Ini mungkin salah satu indikator dari kegiatan yang tadinya dinilai negatif seperti balapan motor liar, nongkrong yang tidak terarah. Tapi kalau kita kasih wadah, dan alhamdulillah ini bisa disaksikan, yang tadinya nongkrong di tempat-tempat rawan, kita kumpulkan di sini. Anak-anak yang biasa balapan motor liar akhirnya kita larikan untuk olahraga, yaitu lomba lari malam di bulan suci Ramadan,” tukas Kapolres.
Editor: Maruly Z