Kisah mengharukan datang dari Nisa dan Alvin, dua saudara yang tinggal bersama ibu tunggal mereka di Jalan Bayur, Samarinda Utara.
“Ibu mereka, seorang tukang kurir dengan pendapatan yang tidak menentu, harus bekerja keras untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari mereka,” tutur salah satu pengurus Rumah Zakat Samarinda, Calista, Selasa (2/4/2024).
Dalam kondisi ekonomi yang sulit seperti sekarang, setiap hari merupakan berkah bagi Nisa dan Alvin, terlebih saat melihat senyum bahagia di wajah anak-anak saat diberi kesempatan untuk memilih baju Lebaran.
Ketika dibawa ke salah satu pusat perbelanjaan di Kota Samarinda, Nisa dan Alvin terlihat begitu bersemangat dalam memilih baju yang mereka sukai, tentu saja dengan pengawasan dan bimbingan dari ibu mereka.
Kesederhanaan keluarga ini terpancar jelas, di mana kebutuhan menjadi prioritas utama daripada keinginan. Meskipun di samping mereka terpampang baju-baju mewah, namun pilihan mereka jatuh pada baju-baju yang sederhana.
“Ini menjadi bukti betapa ibu mereka telah berhasil mendidik mereka untuk hidup dengan sederhana,” jelasnya.
Tidak hanya Nisa dan Alvin, anak-anak lainnya juga turut bahagia dalam momen berbelanja ini. Senyum sumringah terpancar saat mereka berjalan ke sana kemari, mencari baju yang mereka idamkan. Orang tua mereka selalu mengawasi dengan penuh kasih untuk memastikan bahwa setiap anak mendapatkan baju yang cocok dan membuat mereka bahagia.
Di akhir kunjungan mereka, Nisa, Alvin, dan anak-anak lainnya mengucapkan terima kasih kepada para donatur dan Rumah Zakat atas bantuan yang mereka terima dalam bentuk baju Lebaran. Mereka berdoa agar para donatur selalu diberi kesehatan dan kelancaran dalam segala urusannya.
"Terima kasih donatur atas baju Lebarannya, saya sangat bahagia bisa membeli baju baru untuk Lebaran nanti. Semoga donatur sehat selau dan rezekinya semakin lancar. Aamiin" tutupnya.
Editor: Maruly Z