Kapal ponton bernama Danny 19 yang tambat di wilayah desa tersebut menabrak rumah dan keramba milik warga sehingga menimbulkan kerusakan cukup parah dan kerugian bagi pemilik.
Kapolsek Tenggarong Seberang, Iptu Raymond Wiliam membenarkan peristiwa tersebut saat media ini mencoba untuk konfirmasi, kemarin.
Ia menegaskan anggota kepolisian sudah ditugaskan untuk mengecek insiden di tempat kejadian perkara (TKP).
"Sudah ada petugas ke lokasi kejadian, mengecek dan mengumpulkan keterangan serta memfasilitasi penyelesaiannya," ungkapnya.
Berdasarkan dari keterangan yang dikumpulkan, insiden ini terjadi saat hujan dan angin kencang melanda wilayah tersebut. Hal ini membuat tali yang mengikat kapal ponton putus dan menyebabkan ponton hanyut terbawa arus.
Sekitar lima unit rumah mengalami kerusakan dan puluhan keramba hancur akibat dihantam kapal ponton tersebut. Namun insiden ini tidak sampai menimbulkan korban jiwa.
"Usai kejadian, anggota juga turut memfasilitasi mediasi pihak kapal dengan pemilik rumah dan keramba yang terkena hantaman kapal. Sampai saat ini proses mediasi masih berlangsung," tutupnya. (*/kk)
Editor: Maruly Z