Sekitar pukul 17.20 WITA petang tadi atau jelang waktu berbuka puasa Ramadan, rumah dan bangunan di kawasan
RT 9 Timbau, Kecamatan Tenggarong diamuk si jago merah.
Api dengan cepat membakar bangunan rumah milik warga yang terbuat dari kayu. Sekitar tiga rumah habis dilahap api dan dua rumah lainnya terdampak dengan kerusakan cukup berat yang dihuni sekitar enam Kepala Keluarga (KK).
Musibah kebakaran ini tidak sampai menimbulkan korban jiwa, seluruh penghuni rumah sempat menyelematkan diri sebelum api menyambar seluruh bangunan.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkar Matan) Kutai Kartanegara Fida Hurasani menjelaskan, setelah menerima informasi kejadian mereka langsung menuju lokasi disusul relawan pemadam.
"Saat itu ada satu unit mobil pemadam kami yang sedang mengisi BBM. Selesai mengisi BBM terlihat kepulan asap sehingga mereka langsung menuju lokasi kejadian sambil melaporkan ke markas pemadam," kata Fida.
Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 18.00 WITA. Sekitar 6 unit mobil pemadam milik Disdamkar Kukar dikerahkan bersama dengan mobil pemadam milik Polres.
Belum diketahui penyebab api, salah satu warga yang rumahnya hangus terbakar mengatakan api kemungkinan berasal dari rumah sewaan.
"Saya baru selesai memasak dan sedang duduk-duduk didalam rumah sambil menunggu waktu berbuka puasa. Tiba-tiba dari arah luar ada yang teriak kebakaran, langsung kaget dan cepat-cepat menyelamatkan diri," kata Reni, warga sekitar lokasi kebakaran.
Sementara Ketua RT 9 Kelurahan Timbau Gazali menjelaskan, penyebab api masih dalam penyelidikan pihak berwajib. Namun dari keterangan warga sekitar, api memang bermula dari rumah sewaan.
"Saat itu tidak ada orang di rumahnya, mungkin lagi pergi membeli sesuatu. Penyebabnya karena korsleting listrik atau kompor kami masih belum tahu," jelas Gazali.
Editor Aspian Nur