Direktur Utama Perumda Tirta Mahakam, Suparno
didampingi Kepala Cabang Tenggarong, Sutikno mengatakan pekerjaan ini
akan memakan waktu estimasi kurang lebih selama lima jam, oleh karena
itu diharapkan para pelanggan Perumda Tirta Mahakam yang menjadi kawasan
layanan IPA 2 Bukit Biru bisa mempersiapkan air penampungan.
“Pekerjaanya
Insyaa Allah mulai jam 10 pagi sampai jam 3 sore, jadi estimasi waktu
pengerjaan kurang lebih lima jam. Kawasan yang terdampak daerah
Rempanga, Kelurahan Bukit Biru, Kelurahan Jahab, Kelurahan Timbau, jalan
Karetan Ikip Mekarsari, Gunung Sentul, Perum Penerangan, Jalan Pesut,
Jalan Gunung Jati, Jalan Gunung Muria dan sekitarnya,” ungkapnya kepada
korankaltim.com, Minggu (17/3/2024).
Interkonekting trafo ini
sejatinya bukan kegiatan rutin atau kegiatan pemeliharaan. Kegiatan ini
dilakukan dalam upaya peningkatan kualitas layanan Perumda Turta Mahakam
khususnya yang menjadi kawasan layanan dari IPA 2 Bukit Biru.
“Trafo
intake yang menyedot air di sungai Mahakam, intake kita yang ada di
sebelah dermaga Kantor Kehutanan itu. Jadi distribusi air dipastikan
dihentikan sementara waktu karena kita matikan total pengolahan IPA 2
Bukit Biru,” sebutnya.
Interkonekting trafo ini dilakukan karena
manajemen Perumda Tirta Mahakam telah menambah pompa baru pada intake
IPA 2 Bukit Biru, jadi trafo nya juga dilakukan penambahan daya.
“Kita
kan ada nambah pengolahan baru 100 liter perdetik, jadi pompa intake
nya nambah juga, yang lama enggak kuat kalau tidak nambah daya,”
tegasnya.
Sebenarnya hari Rabu lalu pengerjaan interkonekting
trafo ini harusnya sudah dikerjakan, akan tetapi air belum normal betul,
karena beberapa hari kemarin masih ada permasalahan di di pengolahan
IPA 1 Sukarame.
“Harusnya Rabu kemarin sudah, tapi kita focus
penanganan di IPA 1 Sukarame, jadi pekerjaan interkoneksi trafo intake
IPA 2 Bukit Biru kita tunda dulu, nah besok (hari ini,red) baru kita
mengerjakannya,” tegasnya.
Editor: Aspian Nur